Author Archives: Fish always for Ice Princess

About Fish always for Ice Princess

hello My name is Indah Annisa I'm SONELF [ Gorjess spazzer , Seomates , Fishy , Sparkyu , Jewel , Haesica Shipper and Seokyu wires ]

LIES AND LOVE [ONESHOOT]

FF HAESICA | LIES AND LOVE [ONESHOOT]

haesica-cry1

Cr pict : google

Author  :

  • Han Ni Chan aka Indah Annisa

Cast     :

  • Lee Donghae
  • Jung Jessica

Length :

  • Oneshoot.

Genre  :

  • Angst
  • Marriage

“Lebih baik melepaskan orang yang dicintai

 dari pada harus memaksakan untuk bertahan

namun menyakitkan.”

 

Mata namja itu menatap tajam kearah yeoja yang sedang meminum coklat panas. Yeoja itu tidak memperdulikan tatapan tajam namja itu, ia tetap sibuk dengan coklat panas yang ada di tangannya.

“ Tatap aku Mrs.Lee, dari mana saja kau selama ini ? “ pintah namja itu. Tetapi bukan dengan suara memohon, melainkan suara yang mengerikan seolah-olah ia ingin memakanmu.

Yeoja itu menaruh gelas yang ada ditangannya. Ia menarik nafas sedalam-dalamnya. Menghembuskannya lagi.

“ Untuk apa kau mengetahuinya donghae-ssi ? “ tanya yeoja itu tak kalah dinginnya.

“ Tentu saja aku berhak mengetahuinya Mrs.Lee. Aku ini masih berstatus suamimu “

“ Suami ? hahahhaha..  “ yeoja itu tertawa sinis. “ Apakah kau masih pantas disebut sebagai suami Lee donghae-ssi ? “

“ Itu tidak seperti yang kau lihat sica “ donghae meyakinkan jessica.

“ Jadi kau pikir aku ini buta ? “

“ Bukan begitu. Dengarkan aku dulu ! “

“ Tidak ada yang perlu didengarkan Tn.Lee. Semuanya begitu jelas dan nyata dimataku “

“ Aku dijebak olehnya ! “

“ Di jebak ? Tapi pada akhirnya kau bercumbu juga dengannya kan ? Cihh “ sindir jessica menatap jijik pada donghae.

“ Pada malam itu aku benar-benar tidak sadarkan diri sica. Percayalah ! “

“ Tidak sadarkan diri ? hahahaha.. bukankah kau yang paling bersemangat pada malam itu donghae-ssi ? sudahlah ~ tidak usah mengelak lagi “ jessica beranjak namun tangan kekar milik donghae menahannya.

“ Kau mau kemana ? urusan kita belum selesai “ donghae memegang erat tangan jessica. Seolah-olah tidak ingin melepaskan jessica untuk ketiga kalinya. Jessica menghempaskan kembali dan berlari sejauh mungkin. Agar donghae tidak bisa mengejar dirinya. Namun usaha jessica gagal, donghae dengan mudah bisa menangkap kembali pergelangan tangannya.

“ Lepaskan ! “ berontak jessica seolah-olah ia tidak ingin disentuh oleh donghae.

“ Pulanglah “ lirih donghae. Jessica menatap mata donghae dalam. Ada sebuah rasa kebersalahan yang sangat besar  terisrat dari mata hangat pria itu. “ Aku benar-benar merindukanmu. Sangat merindukanmu. Kau boleh memukul ku sebanyak yang kau mau. Kau boleh meminta apa saja dari ku. Asalakan jangan memintaku untuk meninggalkanmu, itu sama saja kau membunuhku secara perlahan. Kumohon kembalilah. Aku benar-benar membutuhkanmu, sica. “ pintah donghae.

Jessica. Ia tidak boleh lemah dihadapan donghae. Sudah cukup ia mengeluarkan air mata hanya untuk laki-laki yang menghianatinya selama berapa tahun ini. Kali ini ia tidak ingin menyia-nyiakan air matanya lagi. Ia tau, bahwa ia masih sangat mencintai suaminya itu. Namun, luka yang donghae berikan tergores begitu dalam.

Siapa yang tidak sakit hati melihat suamimu sendiri bercumbu dengan wanita lain ? Tentunya sakit, apalagi jessica masih berstatus sebagai istri donghae. Jelas jessica sangat tidak terima jika ia harus  di hianati seperti itu. Atau mungkin kalian yang berstatus sebagai istri dari orang lain pasti tidak terima jika suami kalian bercumbu dengan wanita lain didepan mata kalian sendiri.

Kalian saja yang masih  berstatus berpacaran pasti marah mengetahui pacar kalian selingkuh dengan wanita. Mengingat waktu berpacaran kalian itu sampe berberapa tahun. Sakit bukan ? tentu saja. Hati kalian seperti ditusuk dengan seribu pedang. Atau mungkin lebih.

Sekelebat ingatan tentang masa lalunya tiba-tiba muncul memenuhi pikiran jessica, membuat hatinya semakin sakit jika mengingatnya lagi.

Jessica menarik nafas dalam. “ Aku tidak bisa oppa. Maafkan aku. Aku sungguh tidak bisa kembali lagi padamu. Aku tidak ingin tersakiti lagi olehmu. Sudah cukup kau menyakitiku. Aku juga mempunyai hati, Aku juga ingin di cintai dengan setulus hatimu. Bukan untuk di sakiti. “ ucap jessica berusaha mengatur nada suaranya yang mulai bergetar.

Tiba-tiba donghae memeluk jessica erat. Sangat erat. “ Jangan seperti ini sica, kau tidak tau betapa aku tersakiti saat kau tidak ada di sampingku. Kau tidak ingat kenangan kita selama ini ? Kau tidak ingat susah senang kita lewati bersama ? Aku mohon sica, ikuti kata hatimu. “ Donghae menangis, laki-laki yang selama ini tidak pernah mengeluarkan air matanya selama jessica hidup dengannya.

Jessica menggelengkan kepalanya. “ Tidak oppa, aku tidak bisa. Selama ini kau hanya menganggapku sebagai barang yang tak berguna. Seenaknya kau menyakiti dan membuangnya begitu saja tanpa sedikit pun kau merawatnya. “ Jessica memegang tangan donghae, melepaskan donghae dari pelukannya.

“ Aku pergi. Jika kau ingin bertemu anakmu, datang saja kepadaku, aku tidak pernah melarangmu. “

Donghae membulatkan matanya, “ Kau ? A-aku .. mempunyai anak ? Kau hamil ? “ tanya donghae kaget.

Jessica hanya tersenyum, “ Ne .. Dia anak yang sangat manis dan sangat mirip denganmu.  “

Tubuhnya ambruk, donghae merasa dunianya berputar. Tidak sanggup untuk menopang badannya. Sakit. Sakit mengetahui jika jessica memiliki anak darinya. Sakit saat mengetahui jessica merawat darah dagingnya sendirian dan harus berkerja keras untuk menjalankan ini semua dengan sendirian.

Rasa bersalah kini menyelimuti donghae, wajar jika jessica kini sangat membencinya.

“ Sica mianhae .. jeongmal mianhae sayang. Aku benar-benar minta maaf. Aku mohon berikan aku kesempatan untuk yang terakhir ini. Aku mohon jessica. Kita bersama-sama merawat anak kita. Aku mohon pulanglah. “ donghae bersujud di depan jessica, memohon agar wanita itu memberinya kesempatan untuk yang terakhir kalinya.

Jessica tersenyum dengan tulus, “ Aku tetap tidak bisa oppa. Berkali-kali aku memberimu kesempatan, tapi kau tidak pernah memanfaatkan kesempatan itu. Aku sudah mendapatkan pengganti yang lebih baik darimu, dia mau menerimaku apa adanya dan menerima segala kekuranganku dan dia juga lah menemaniku di saat aku membutuhkan bahu untuk bersandar.  Dan sekarang aku tidak bisa meninggalkan orang yang sebaik itu, aku lebih baik di cintai dengan setulus hati dari pada aku harus mencintai tapi menyakitkan.“

“ Aku akan mengirim surat cerai secepat mungkin oppa. Aku sangat berterima kasih karena selama ini kau telah menyadarkanku tentang cinta yang tidak pernah berarti di mata seseorang. “

Jessica berjalan keluar dari kedai kopi, perasaan lega kini menghangatkan hatinya.  Jessica memasuki mobil di mana dua orang yang sangat berarti di dalam kehidupannya sedang menunggunya.

“ Kau tidak apa-apa sica ? “ tanya seorang namja.

Jessica mengangguk.

“ Dia tidak menyakitimu kan ? “ tanyanya lagi.

“ Tidak oppa. Kau tenang saja. “

“ Eommaaaa ~~~ “ seorang gadis kecil tiba-tiba merengek. Jessica tertawa kecil melihat tingkah manjanya.

“ Kau kenapa, huh ? “

“ Kenapa eomma lama sekali ? “ gadis kecil itu mengecutkan bibirnya membuat jessica ingin mencubitnya dengan keras. Mirip, batin sica. Mirip dengan appanya.

“ Eomma habis berbicara dengan appamu sayang. “

“ Appa ? Jinjja ? Dia tidak menyakiti eomma kan ? Dia tidak membuat eomma menangis lagi kan ? “ Pertanyaan bertubi-tubi terlontar dari bibir gadis kecil ini.

“ Yak, Lee Haeri ! Kenapa pertanyaanmu banyak sekali ? Ne .. appamu tidak menyakiti eomma. Tadi appa meminta maaf pada eomma. “ ucap jessica mengusap lembut putri kesayangannya.

“ Jinjja ? Baguslah kalau begitu eomma. “

Jessica tertawa kecil, ‘ Anak ini tidak jauh darimu hae. Dia sangat cerewet seperti dirimu.’  Batin sica.

“ Kau tidak berbohong kan sica ? “ tanya namja yang sedari tadi mendengar percakapan jessica dengan haeri.

“ Aku tidak berbohong jaejoong oppa. “ ucap jessica sedikit cemberut karena ia merasa tidak di percaya.

“ Baguslah.. jika dia menyakitimu, aku sendiri yang akan turun tangan. “

Jessica hanya tersenyum.

‘ Semoga kau mendapatkan wanita yang lebih baik dariku, Hae oppa. ‘

 

Jaejoong melajukan mobilnya meninggalkan kedai kopi yang menjadi perpisahan terakhir Jessica dengan Donghae.

END

Annyeonggg ~ Aku kembali lagi :3

Bagaimana FF yang ini ? Kalian suka atau terlalu umum ?

Huhh .. Maaf deh L

Oh iya, untuk yang ff never let you go itu ga usah di lanjutin lagi yah ? aku udah ga tau konfliknya kayak gimana ._____. *digebukin

Hahhahahha ..

Sudah ah ~ waktunya kalian comment yah :3

Iklan
Categories: HAESICA, sad, SNSD, SUPER GENERATION, SUPER JUNIOR | Tag: , , | Tinggalkan komentar

NEVER LET YOU GO [6/?]

FF SEOKYU | NEVER LET YOU GO [6/?]

Author  :

  • Han Ni Chan aka Indah Annisa

Cast     :

  • Cho Kyuhyun
  • Seo Joo Hyun

OC      :

  • Han Ni Chan
  • Lee Donghae
  • Jung Jessica
  • Kang Soo Hye

Length             :

  • Chapter.

Genre  :

  • Romance
  • Angst
  • Marriage

“ Kebohongan yang kau ciptakan

menimbulkan kebencian tersendiri untukku “

Indah Annisa

Kyuhyun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Saat ini ia sedang mengejar mobil changmin yang sedang melaju kencang didepannya.

“ Bisakah kau pelan-pelan saja kyuhyun ? Istrimu tidak akan kenapa-kenapa “ kesal soohye. Soohye sedikit takut dengan cara mengemudi kyuhyun yang begitu ngebut.

Kyuhyun melirik sinis kearahnya.

“ Lebih baik kau diam dari pada aku harus menurunkanmu disini ! “ ucap kyuhyun tajam. Kyuhyun masih berkonsentrasi dalam mengejar istrinya yang berada didalam mobil changmin. Ia benar-benar khawatir akan pikiran seohyun saat ini.

“ Tapi kau membahayakan nyawaku kalau begini !! “ marah soohye. Sepertinya ia benar-benar takut dengan kecepatan tinggi.

*~*

Sesekali changmin melirik kaca spionnya. Ia mengetahui betul siapa yang sedang mengejarnya saat ini.

“ Seohyun-ah ~ .. “

“ Tenang saja oppa. Tetap lajukan mobilmu dengan kecepatan seperti ini. Kyuhyun tidak akan bisa mengerjarmu. Kemampuan mengemudinya kurang begitu bagus. “ ucap seohyun santai. Tapi ada sedikit kepanikan yang melanda dirinya, ia takut jika kyuhyun dapat mengejar laju mobil changmin, bisa-bisa keadaan changmin tidak begitu menguntungkan.

Changmin mengangguk menuruti perkataan seohyun. Changmin tetap melajukan mobil seperti yang seohyun katakan.

*~*

Bingo ! Seohyun benar-benar panik sekarang ! Saat ini kyuhyun sudah menghadang mobil mereka.

Kyuhyun turun dari mobil miliknya, tatapan tajam itu seolah menusuk siapa saja yang melihatnya.

Kyuhyun membuka kasar pintu mobil changmin.  “ Turun  “ sahut kyuhyun tajam menyuruh seohyun untuk turun dari mobil changmin.

Seohyun bergeming.

“ Kubilang turun Seo Joohyun  “

Seohyun tetap bergeming, masih menatap lurus kedepan. Tidak mengindahkan perkataan kyuhyun yang sekarang sudah berada disebelah dengan pintu mobil yang sudah terbuka.

“ Jika kau tidak turun. Aku yakin seratus persen, pria yang disampingmu itu akan kuhancurkan seohyun. Aku tidak pernah bermain-main dalam ucapanku “

Seohyun menatap kyuhyun yang masih berdiri diluar mobil changmin. Kali ini ia menatap changmin lagi, seolah meminta pertolongan. Saat ini seohyun benar-benar tidak ingin bertemu kyuhyun. Sangat tidak ingin !!.

Kembali seohyun menatap lurus kedepan. Terlihat berpikir sebentar, jika ia tidak mengikuti perkataan kyuhyun, benar-benar akan membahayakan. Karena sekarang ini kyuhyun tidak main-main dengan perkataannya.

Seohyun menatap kyuhyun lagi. Ia menghela nafas berat.

“ Aku tidak mau “ ucap seohyun balas menatap kyuhyun tajam.

Kyuhyun mendengus kesal, membungkukkan sedikit badannya, menarik lengan seohyun secara paksa.

“ Jangan memaksaku ! “ seohyun mencoba melepas tarikan tangan kyuhyun yang memaksanya untuk keluar dari mobil changmin.

Changmin menarik sebelah lengan seohyun yang satunya.

“ Jangan mencoba untuk memaksanya. Tentu kau tau sifat seohyun yang satu ini kyuhyun “

Kyuhyun memandang changmin lama kemudian genggemannya semakin longgar dan melepas tautan tangannya dari seohyun.

Semuanya mengalihkan pandangannya ketika mendengar suara mobil yang ditutup, melihat soohye turun dari mobil kyuhyun yang ingin menghampiri mereka semua.

Seohyun dan kyuhyun saling tatap satu sama lain. Tidak lama kyuhyun mengalihakan pandangannya lagi pada soohye. Mengisyaratkan pada soohye untuk tetap dimobil miliknya.

“ Aku akan menunggumu dirumah “ kyuhyun menegakkan kembali badannya. “ Dan kau akan berurusan panjang denganku changmin-ssi “ kyuhyun menutup kasar pintu mobil,  meninggalkan mobil changmin dan kembali lagi kemobil miliknya.

Seohyun memandang nanar kearah kyuhyun yang sedang menarik tangan soohye memasuki mobil milik kyuhyun, dengan cepat seohyun menyeka air matanya segera.

*~*

Kyuhyun mondar-mandir tidak jelas, dan ini membuat nichan merasa risih melihatnya, sangat menganggu acara nonton nichan.

“ Percuma kau mondar-mandir seperti itu. Seohyun eonnie pasti tidak akan pulang hari ini, dia butuh waktu untuk sendiri “

Kyuhyun memberhentikan langkah kakinya, menatap nichan seolah berkata –apa-maksudmu-.

“ Sebaiknya kau simpan tenagamu untuk mencari seohyun eonnie besok. “ nichan balas menatap kyuhyun, mengambil remote TV, mematikannya.

Nichan berdiri didepan kyuhyun, melipat kedua tangannya.

“ Sepertinya kau membuat kesalahan yang membuatnya seperti ini kyuhyun-ah. Tentunya itu sangat menyakitkan baginya “ ujar nichan berjalan melewati kyuhyun.

Kyuhyun terdiam, menjatuhkan tubuhnya disofa.

“ Tidak bisakah sedikit pun kalian mengerti situasiku ? “ ucap kyuhyun pelan, menempelkan jemari diantara berberapa helai rambut miliknya, mengusap kasar frustasi.

Nichan masih bisa mendengar suara pelan kyuhyun sebelum memasuki kamarnya, “ Siapa pun yang melihat situasi ini, kau tetap memperoleh posisi yang salah kyuhyun-ah “

Kyuhyun menutup mata mendengar kalimat terakhir nichan sebelum akhirnya nichan menutup pintu kamarnya.

“ Aku benar-benar akan memberi pelajaran padamu changmin “ kyuhyun mengepalkan tangannya kuat, mengangkat tubuhnya menuju kamar.

*~*

Seohyun memandang langit-langit kamar disalah satu villa milik kyuhyun, ia lebih memilih untuk bersembunyi sementara waktu, saat ini ia tidak ingin bertengkar hebat dengan kyuhyun atas kejadian hari ini.

Pertengkaran yang pada akhirnya membuatnya harus menangis semalaman.

Seohyun bangun dari tidurnya, mengambil baju mandi yang berada disalah satu sudut kamar  ini.

Memakaikan pada tubuh indahnya, berjalan menuju pemandian air panas yang juga terdapat pada villa ini. Sangat beruntung kyuhyun memiliki sebuah villa diseluruh penjuru didunia ini, sangat beruguna untuk situasinya saat ini.

Dengan hati-hati seohyun memasukan kaki-kaki jenjangnya.  Mungkin berendam dipemandian air panas adalah salah satu pilihan yang tepat untuk pemikirannya yang sedang kacau.

Menyandarkan kepalanya, Memejamkan mata sesaat, mengingat kejadian akhir-akhir ini membuatnya ingin menghantam keras kepalanya.

Seumur hidup seohyun, sejak ia mengenal kyuhyun, tidak pernah sedikit pun kyuhyun membohonginya. Tapi sekarang ? kyuhyun sudah berani membohonginya. Entah sudah berapa kali kyuhyun membohonginya tanpa sepengetahuannya, suatu kebohongan yang sangat menyakitkan baginya, kesalahan yang mungkin akan sangat sulit untuk di maafkan.

Jika mengingat kejadian tadi, benar-benar menyakitkan baginya, dimana saat perutnya sakit, saat ia begitu membutuhkan kyuhyun, saat ia pingsan, saat changmin menolongnya, perkataan dokter, dan yang terakhir kyuhyun berbohong padanya.

Semua itu berputar begitu saja dalam ingat seohyun.

Kini air matanya kembali turun, entah sudah air mata keberapa yang ia keluarkan karna suaminya sendiri. Padahal kyuhyun sangat membenci dirinya menangis, tapi kyuhyun sendirilah yang membuat air mata ini turun.

Seohyun membuka matanya mendengar suara ponselnya berdering, tanpa melihat ia sudah tahu siapa yang menghubunginya.

Seohyun mengangapai ponselnya, tersenyum lirih. “ Aku akan tetap disini sampai kau sendiri yang menemukanku. Maafkan aku “ seohyun menekan tombol off pada ponselnya.

*~*

“ Dimana kau menyembunyikan istriku ? “ tanya kyuhyun pada changmin yang saat ini sudah berada didepannya.

Changmin tersenyum remeh “ Kau bertanya padaku ? “ kekeh changmin “ Kau suaminya bukan ? Seharusnya kau bisa menemukannya sendiri tanpa harus bertanya padaku, tuan kyuhyun “

“ Jangan sampai aku berbuat kasar padamu changmin-ssi. “

“ Biarpun kau memaksaku sekalipun, aku tidak akan memberitahu padamu kyuhyun-ssi. Aku sudah berjanji pada istrimu “ ujar changmin santai.

Kyuhyun berjalan mendekat pada changmin,  emosinya kini sudah tidak terkendalikan lagi. Kepalan tangannya semakin erat disisi jari milik kyuhyun.

Satu pukulan mendarat dipipi tirus changmin, membuat tubuh kurus pria itu terpental tidak jauh akibat pukulan kyuhyun.

Kyuhyun berjalan mendekat kearah changmin lagi, mengangkat kerah baju milik changmin, memukulnya berkali-kali tanpa ada rasa belas kasihan yang tersirat dimata kyuhyun.

Kyuhyun terus memukul changmin, membuat changmin kewalahan tidak bisa melawan kyuhyun yang terus membabi buta.

Satu-satunya cara yang bisa changmin lakukan hanyalah bertahan diposisi yang kurang beruntung ini.

“ Kutegaskan sekali lagi padamu Shim Changmin, jangan pernah lagi mencoba mendekati istriku !! “

Pukulan terakhir kyuhyun benar-benar membuat kepala changmin seperti dihantam benda keras, benar-benar membuat changmin merasa pusing. Mencoba bangkit namun tidak bisa, membuat changmin terhuyung kebelakang.

“ Aku bisa merebut Seohyun kapanpun yang aku mau kyuhyun-ah. Berhati-hatilah. “

“ Selama aku masih hidup, itu tidak akan pernah terjadi changmin. Aku tidak akan pernah meninggalkan istriku “ tegas kyuhyun berjalan melewati changmin yang masih sibuk membersihkan darah segar yang keluar dari mulutnya.

Changmin terkekeh pelan, “ Tidak pernah meninggalkan ? Benarkah ? Lantas apa yang kemarin ? Membiarkan istrimu menahan sakit, sedangkan kau sibuk dengan wanita lain ? itu yang kau sebut ‘tidak pernah meninggalkan istrimu’, begitu ? “ remeh changmin, menyeka darah segar yang mengalir pada bibirnya.

Kyuhyun menghentikan langkah kakinya, “ Jangan memancing emosiku kembali changmin-ssi. Tidak cukupkah pukulan yang tadi ? “

Changmin tidak menghiraukan, mencoba bangkit dari posisinya, “ Tidak tahukah kau keadaan seohyun kemarin ? Tidak tahukah kau betapa seohyun membutuhkanmu pada saat itu ? “

“ Diam .. “

“ Tidak tahukah kau betapa sakitnya seohyun melihatmu lebih mementingkan wanita lain dibanding dirinya yang berstatus istrimu sendiri ? Tidak tahukah kau semua itu ?!! Apa kau pantas disebut suami, hah ?! “

“ KUBILANG DIAM !!! “

Kyuhyun keluar begitu saja, membanting pintu dengan keras, membuat changmin tersentak kaget.

*~*

Seohyun merentangkan tangannya lebar-lebar, menyambut udara pantai yang begitu menyejukan. Gabungan  Pantulan sinar laut dan sinar matahari begitu menyilaukan penglihatannya, membuatnya ingin berenang sepuas mungkin.

“ Andai aku tau berenang, pasti aku sudah berenang dari tadi “ ujar seohyun kesal.

Seohyun melangkahkan kakinya mendekati laut, ia mendudukan dirinya ditepi pantai. Memercikkan air ke wajahnya sendiri.

“ Puaskah kau membuatku sangat khawatir Ny.Cho ? “ seohyun membalikkan badannya, tidak terlalu kaget dengan kehadiran kyuhyun yang tiba-tiba seperti ini, karna seohyun sudah tahu, cepat atau lambat, kyuhyun pasti akan segera menemukannya, sejauh apapun dirinya bersembunyi, kyuhyun dengan mudah menemukannya.

Seohyun membalikan lagi badannya, kembali melihat keindahan laut yang terpancar “ Untuk apa kau kemari ? “ Seohyun menatap lurus kedepan, merasakan tangan kekar kyuhyun sedang memeluknya dari belakang.

“ Pertanyaan macam apa itu ? Tentu saja aku mencemaskanmu, hyunnie. “ ucap kyuhyun mengeratkan pelukannya.

“ Kau mencemaskanku? Untuk apa ? Bukankah aku sudah tidak berarti lagi untukmu ? “ seohyun membalikkan badannya, menatap kyuhyun, melepaskan lingkaran tangan kyuhyun.

“ Kau ini bicara apa ? “

Seohyun tertawa kecil.

“ Lebih baik kau pulang, oppa. Aku benar-benar ingin sendiri untuk saat ini. “ ucap seohyun duduk di tepi pantai dan kembali memercikkan air ke wajahnya.

“ Aku bisa menjelaskan semuanya, hyunnie. Aku bisa menjelaskan kenapa aku berbohong “

“ Tapi sayangnya aku tidak ingin mendengarkan apa pun darimu, oppa. Cukup pendapatku saja yang kuyakini. “ Seohyun mendirikan badannya, membersihkan berberapa butiran pasir yang ikut menempel di celana miliknya.

“ Bukankah 3hari lagi pertunanganmu, oppa ? Kenapa kau santai sekali ? Kau tidak pergi bersama tunanganmu itu ? Mencari perlengkapan kalian mungkin ? “ tanya seohyun tersenyum kecut.

“ Oh ayolah ~ Bisakah kita tidak membahas masalah ini untuk sehari saja ?  “

“ Kau bergurau, oppa ? Sedangkan sedikit lagi suamiku akan menjadi milik orang lain, bukan menjadi milikku seutuhnya. Bagaimana bisa aku tidak membahas masalah ini ?  “ ucap seohyun lirih.

“ Aku hanya tidak ingin bertengkar hyunnie. Aku benar-benar menghindari ini semua, sekarang satu-satu yang kita pegang untuk saat ini adalah sebuah kepercayaan. Tidak bisakah kau membantuku dan mengerti situasiku untuk saat ini ? “

“ Kau bilang kepercayaan ? Bahkan rasa percayaku padamu sudah sangat berkurang oppa. Lebih baik kau pulang. Aku benar-benar muak melihatmu, kebohongan yang kau ciptakan menimbulkan kebencian tersendiri untukku “ seohyun berjalan melewati kyuhyun.

Kyuhyun terperangah mendengarnya,

“ Hyunnie-ah .. “ kyuhyun menangkap pergelangan tangan seohyun, menarik seohyun kedalam pelukannya.

Seohyun hanya diam, tidak membalas pelukan kyuhyun.

“ Mianhae hyunnie-ah .. Mianhae sayang “

*~*

Kyuhyun ikut menyandarkan badannya, duduk tepat disamping seohyun yang saat ini enggan berbicara dengannya, mungkin hanya singkat kata saja yang seohyun ucapkan, itupun jika kyuhyun yang memulai pembicaraan duluan.

Kyuhyun lebih mendekatkan dirinya pada istrinya “ Apa kata dokter ? “ tanya kyuhyun mengelus sayang kepala seohyun.

Seohyun duduk diam, tidak ingin terlalu banyak bicara terhadap kyuhyun, pandangannya lurus kedepan. Lama menjawab pertanyaan kyuhyun.

“ Bukan hal yang penting “

“ Tidak mungkin kau sampai mengadu begitu padaku. Kau bukan tipe wanita seperti itu, ceritakan padaku. “

Seohyun menatap nanar kearah kyuhyun, haruskah seohyun menceritakannya sekarang ?

“ Apa perlu kau mencemasku sekarang ? Bukankah kau lebih mementingkan calon tunanganmu itu ? “ ucap seohyun lirih.

Handphone kyuhyun berdering, membuat kyuhyun mengalihkan pandangannya.

Seohyun membentuk sebuah senyuman getir melihat siapa yang menelpon kyuhyun “ Tidak ada yang melarangmu .. “

Kyuhyun melirik khawatir kearah seohyun, menghela nafas sesaat, menaruh kembali ponsel miliknya yang terus berdering,

“ Angkatlah .. Aku tidak apa-apa “

Kyuhyun mengambil lagi ponsel miliknya, mencabut batery ponsel miliknya.

“ Aku lelah. Ayo tidur “ kyuhyun merebahkan badannya, menutup matanya.

Seohyun tidak bergerak sedikit pun, hanya mampu melihat suaminya yang tertidur disampingnya, Wajah ini yang selalu mendamaikan hati seohyun,  memancarkan ketenangan sendiri untuknya, wajah yang mungkin akan dianggap oleh semua orang memiliki aura membunuh jika bertemu dengannya, apalagi jika pria ini sudah marah. Tapi tidak bagi seohyun.

TBC

*Jrennggg .. Jreeengg .. Jreengg ~ !!

Tadaaaaaaaaa ~ Aku muncul lagi *Digebukin

Hahahaahahaha

Gimana ? Masih ada yang ingat alur ceritanya ?

Mianhae aku lama banget ngpostnya T__T

Kalian jangan marah yah, aku janji bakalan selesain kok T,T

Tapi yang jadi masalahnya sekarang adalah aku lupa konfliknya kayak gimana T,T

Jadi kemungkinan FF ini akan berlangsung lama T,T

Gimana dong ? Ada yang mau kasih saran ?

Categories: Uncategorized | Tag: , , , , , | 10 Komentar

READ PLEASE !

Assalamualaikum wr.wb

 

Ada yang masih ingat sama aku ? Ada yang masih ingat sama karangan FF jelek yang aku bikin itu ?

Heheehe ..

Maaf yah karena saya tiba-tiba menghilang dan menggantungkan ceritanya .___.

Sekali lagi saya minta maaf.  Waktu itu aku lagi UN dan aku fokus sama ujian aku itu, ditambah lagi aku benar-benar kesal banget sama siders, makanya aku malas lanjutinnya -_-

Dan pada akhirnya, ketika aku lihat comment kalian begitu membangkitkan, aku mendapat semangat lagi. Tapi eh tau-taunya, aku tiba-tiba lupa dengan konflik yang sudah aku siapin mateng-mateng -____-“. Sial banget yak ?

Tapi insya allah saya akan menyelesaikannya sampai habis kok :*

Kalian tenang saja yah ({})

hehe

 

Untuk itu saya minta bantuan dan support dari kalian semua ^^

Kalau mau lebih akrab lagi, silahkan follow twitter aku @Indah_rain23

Gomawo ^^

 

 

 

Han Ni Chan

Categories: Uncategorized | Tag: | 4 Komentar

NEVER LET YOU GO [5/?]

FF SEOKYU | NEVER LET YOU GO [5/?]

Author  :

  • Han Ni Chan

Cast     :

  • Cho Kyuhyun
  • Seo Joo Hyun

OC       :

  • Han Ni Chan
  • Lee Donghae
  • Jung Jessica
  • Kang Soo Hye

Length             :

  • Chapter.

Genre   :

  • Romance
  • Angst
  • Marriage

Seohyun duduk termenung di balkon lantai atas kamar mereka. Berusaha menghirup udara yang kini sedang menghimpit dadanya. Ia merapatkan seluruh badannya, menenggelamkan kepalanya diantara kedua kakinya.

Seseorang menepuk pundaknya dari belakang membuatnya harus mengangkat kembali wajahnya. “ Nichan-ah.. “ ucap seohyun pelan. Nichan ikut duduk disamping eonnienya.

“ Mau bercerita eonnie ? “ tawar Nichan. Seohyun menggelengkan kepalanya. Nichan menghembuskan nafasnya. “ Jangan memendamnya sendirian eonnie. Itu akan sangat menyakitkan “ ucap Nichan lembut berusaha membujuk seohyun.

“ Tidak nichan-ah. Ini masalah keluargaku. Aku tidak mungkin menceritakannya pada orang lain “

“ Aku tau ini masalah keluargamu eonnie. Tapi aku ini adikmu dan aku juga sudah berkeluarga. Apa salahnya jika kau berbagi cerita denganku ? “  seohyun terdiam mendengarnya. Nichan memang adiknya, tapi seohyun merasa nichan terlalu muda untuk mengetahui masalah keluarganya, Ya ~ walaupun memang nichan sudah memiliki suami.

Dan seohyun juga bukan tipe orang yang suka membeberkan masalah keluarganya pada orang lain. Tapi ia juga tidak bisa memendamnya sendirian, ia butuh tempat curhat. Masalah keluarganya ini sungguh membuatnya tidak tahu harus melakukan apa lagi.

Seohyun menghela nafas berat. Sepertinya ia memang membutuhkan tempat curhat. Satu-satunya orang yang ada dihadapannya saat ini hanyalah nichan, bukan jessica, jonghyun ataupun donghae. Mereka berempat adalah tempat curhat seohyun termasuk kyuhyun.

“ Eomonim .. “ Nafas seohyun tercekat. Tidak sanggup untuk meneruskan perkataannya. “ Eomonim.. di.. dia  menyuruh kyuhyun oppa menikahi lagi “ mata seohyun sudah terlihat berair “ Menikah dengan wanita pilihannya “ seohyun tertunduk lemah, setiap memikirkan masalah ini, hatinya seperti ditusuk oleh seribu pedang. Kali ini ia sungguh tidak sanggup menerima masalah yang sedang menimpanya. Bahkan ia tidak tahu bagaimana cara menyelesaikannya. Sehebat apapun pertengkaran mereka, ia dan kyuhyun selalu tahu cara menyelesaikan. Tapi sekarang ? Sepertinya masalah ini akan panjang.

“ Mwo ? “ Nichan membelakkan matanya, kaget mendengar ucapan yang baru saja seohyun lontarkan “ Nenek tua penyot itu ? Yak ! Apa maksudnya ?! Apa dia gila, hah ?! “

“ Jaga ucapanmu nichan ! “ marah seohyun, ia tidak terima jika nichan berkata demikian. Bagaimana pun itu adalah eomma kyuhyun, mertua-nya. Wanita yang sudah melahirkan kyuhyun didunia ini.

Nichan berdecak kesal, amarahnya naik seketika “ Kenapa ? Ada yang salah dengan ucapanku ? Dia memang sudah tua ! Dan Kau masih membelanya, eonnie ?! “ Nichan tidak habis pikir, bagaimana mungkin eonni-nya ini membela ibu mertua-nya.

Seohyun mencoba tidak terpancing dengan nada suara nichan yang naik berberapa oktaf. Seharusnya ia tahu jika menceritakan ini pada nichan akan begini.

Seohyun tahu, emosi nichan gampang terpancing apalagi mengingat dirinya termasuk dalam daftar orang yang nichan sayangi selain suaminya, jessica, donghae dan kyuhyun. Dan tentu saja nichan tidak ingin salah satu dari daftar nama itu terluka.

“ Jadi itu maksud kiriman paket dan surat tadi ? “ Nichan mencoba menurunkan emosinya. Seohyun diam. “ itu surat tagihan pembelian sepasang cincin tunangan kyuhyun kan ? “ kini seohyun hanya mampu mengangukkan kepalanya pelan.

“ Bagaimana ini bisa terjadi ? Jelaskan secara detail padaku, eonnie ! “

 

 

 NEVER LET YOU GO

Kyuhyun hanya mampu duduk diam di sofa. Memijit keningnya berkali-kali, tersirat wajah yang sulit ditebak. Berkali-kali ia menghela nafasnya, sekarang ia sering sekali membuat istrinya menangis. Menangis karena kecerobohan yang dibuat oleh dirinya sendiri. Tapi sekarang sudah terlanjur, semua ini sudah terjadi. Tidak ada yang bisa mengubahnya, sekarang hanya waktu yang akan melihat perubahan segalanya.

KLEK

Pintu kamar kyuhyun-seohyun terbuka. Seohyun keluar kamar dengan pakaian yang sudah rapi. Kyuhyun menatap menyelidik, mau kemana seohyun pagi begini ? Terlihat nichan juga keluar dari kamarnya. Mau pergi dengan nichan kah ? Tapi nichan masih mengenakan pakaian tidur miliknya.

Seohyun berjalan mendekat kearah kyuhyun, matanya sendu. Sisa-sisa air mata masih membekas dimata indah seohyun. “ Aku keluar sebentar “ pamit seohyun pada kyuhyun.

“ Mau kemana ? “

“ Mencari udara sebentar. Aku butuh ketenangan. “

“ Tidak bisakah dirumah saja ? “

Seohyun menghela nafasnya. Apa laki-laki ini bodoh ? Apa suaminya ini ingin membuatnya menangis seharian didalam rumah hanya karna memikirkan masalah ini ?

“ Tidak. Aku butuh suasana yang berbeda. Kepalaku pusing memikirkan semua ini. “

Kali ini kyuhyun menghela nafas. Mencoba mengerti.

“ Perlu kutemani ? “

Seohyun menggeleng.

“ Tidak. Sebaiknya kau pergi ke kantor, mereka membutuhkan tuan besar mereka. Lagipula aku pergi bersama dengan changmin oppa. “

Kyuhyun menyipitkan matanya. Changmin ? kenapa pria itu lagi ?

“ Changmin ? kenapa tidak meminta jonghyun atau nichan saja yang menemanimu ? “

“ Mereka berdua akan pergi mengecek ke majalah Vogue untuk pemotretan nichan. Itu berlawan dengan tempat yang akan aku tuju. “

“ Kenapa kau tidak memintaku saja untuk menemaimu ? “

“ Saat ini aku tidak ingin bersamamu, oppa. Aku pamit “ seohyun melangkahkan kakinya keluar. Seohyun memberhentikan langkahnya sejenak. “ Aku sudah menyiapkan semua keperluan kantormu. Air panas dan bajumu juga sudah aku siapkan “

“ Aku akan menyuruh salah satu bawahanku mengawasimu “

Seohyun membalikan badannya, menatap geram suaminya.

“ Kau pikir aku akan selingkuh dengan laki-laki lain, heh ? “

“ Tapi itu memang yang ada dipikiranku, hyunnie sayang. “ ucap kyuhyun asal, ia tidak tau bagaimana kata-kata itu bisa keluar dari mulutnya. Ia mempercayai istrinya, tapi bisa saja seohyun berpaling darinya mengingat masalah mereka ini. Bisa saja seohyun berpengaruh. Ia takut pikiran seohyun sedikit labil, apalagi changmin itu sangat pintar merangkai kata-kata. Bisa saja seohyun berpaling.

“ Jadi kau tidak mempercayaiku ? “ Emosi seohyun hampir naik, ia merasa dituduh oleh suaminya sendiri.

“ Bukan begitu sayang …- “

“ Jika aku mau, aku sudah melakukannya dari dulu ! Jangan membuatku semakin marah padamu, oppa. “ seohyun menarik nafasnya pelan, mencoba meredakan emosinya. “ Aku pergi. Changmin oppa sudah menungguku diluar “ seohyun melangkahkan kakinya keluar. Sosok seohyun sudah tidak terlihat lagi dimata kyuhyun.

Kyuhyun bangkit dari sofa yang ia duduki. Ia mengenal mobil itu, changmin. Emosi kyuhyun naik seketika melihat changmin memasangkan seat belt seohyun. Tidak bisakah namja itu biasa saja terhadap istri orang ? seohyun mempunyai tangan untuk melakukan semua itu.

“ Kau benar-benar tidak tahu siapa aku Shim Changmin “ kyuhyun menyeringai pelan.

 

 

NEVER LET YOU GO

Awalnya seohyun tidak ingin jalan bersama changmin, karena ia suda berjanji pada kyuhyun untuk tidak menemui changmin lagi. Tapi entah kenapa dia melanggar janjinya sendiri.

Seohyun menyandarkan kepalanya, kepalanya pening sekali.

“ Kau tidak apa-apa, seohyun ? “ khawatir changmin melihat seohyun memijit keningnya. Raut wajah seohyun tidak seperti biasanya. Terlihat seperti orang yang mempunyai banyak masalah. Matanya juga terlihat sedikit bengkak, habis menangis kah ? ada masalahkah ia dengan kyuhyun ?.

“ Aku tidak apa-apa, oppa “ ucap seohyun mencoba tersenyum. Changmin hanya mengangguk, tidak mungkin ia memaksa seohyun bercerita.

“ Jika kau butuh tempat curhat, bilang saja padaku. Aku akan selalu ada buatmu “

Seohyun tersenyum menanggapi perkataan changmin. Ada kalanya ia tidak bisa menjauhi changmin seperti permintaan kyuhyun, changmin selalu ada untuknya, di saat dia membutuhkan bantuan.

“ Kau tidak berubah oppa. Selalu berbuat baik padaku “

“ Sampai kapanpun aku tidak akan berubah, seohyun-ah. Begitu juga dengan hatiku “

Seohyun melirik tajam kearahnya.

“ Berhentilah oppa. Waktu tidak mungkin kembali lagi. Jangan terlalu berharap padaku. “

Changmin mengacak rambutnya pelan.

“ Aku tau itu “

 

 

NEVER LET YOU GO

“ Awasi terus istriku. Jaga dia ! Jangan sampai ada lecet sedikit pun mengenainya. Sampai aku tahu kau tidak melakasanakan tugasmu dengan baik, kau akan tahu akibatnya !! “ Ancam kyuhyun menutup handphonenya dengan kasar.

“ Wow.. sepertinya seorang Cho Kyuhyun begitu takut istrinya lecet “ kyuhyun melihat Soohye sudah duduk manis di sofa pribadi miliknya.

Kyuhyun menatapnya tajam.

“ Apa kau mempunyai sopan santun Nyonya Soohye ? “

“ Aku sudah mengetuk pintu ruanganmu berberapa kali, kyuhyun-ah. Tapi sepertinya kau begitu sibuk mengawasi istrimu yang pergi bersama mantan kekasihnya itu “ Soohye menaruh pangkuan kakinya diatas kaki kirinya. “ Tidak perlu kaget aku tahu dari mana. Aku juga mempunyai banyak mata-mata. Aku mampu mengawasi kalian semua. “

Soohye berjalan kearah meja kyuhyun. “ Bagaimana ? Apa kau sudah menerima paket cincin tunangan kita ? Bagus bukan ? “ Soohye tersenyum licik kearah kyuhyun. “ Tanggal tunangan kita sudah ditentukan, kyuhyun-ah. Waktunya tinggal sedikit lagi “

Ingin rasanya kyuhyun mencekik leher wanita yang ada dihadapannya ini. “ Kau benar-benar wanita licik Soohye-ah !! “ Soohye tersenyum samar.

“ Aku tahu itu, kyuhyun-ah. Tapi aku tidak selicik yang kau kira. Jika aku tidak mempunyai hati, aku bisa saja memberitahu eomma mu untuk menikahkan kita secara langsung tanpa ada pertunangan segala. “ Soohye mengalihkan pandangannya. “ Aku juga seorang wanita, aku tahu persis perasaan istrimu, pasti sakit. Tapi apa boleh buat ? Kau yang membuatku jatuh cinta padamu, kyuhyun-ah “ Soohye tersenyum samar. “ Aku sangat tidak suka menyerah begitu saja. Aku harus mendapatkan apa yang aku mau bagaimana pun caranya. Dan tentu saja aku menikmati permainan ini “

“ Aku benar-benar tidak tahu apa yang kau inginkan, Soohye. Jika kau mau, aku bisa menganti semua pinjaman uang ayahmu padaku tanpa harus melakukan semua ini. Itu akan kulakukan, sekarang uang itu kecil bagiku. Jangan menganggu keluargaku. “

“ Uang sekarang juga tidak berarti untukku, Kyuhyun-ah. Aku hanya ingin kau. Aku hanya ingin melanjutkan permainan ini. Tentu saja kau sudah masuk dalam perangkapku “

“ Kau ..- !! “

“ Nikmati saja permainan ini, kyuhyun-ah. Ini akan menyenangkan. Akan banyak air mata yang akan dikeluarkan oleh istrimu “

Terlihat raut wajah kyuhyun sudah merah padam. Wanita didepannya ini benar-benar wanita iblis yang melebihi dirinya.

Soohye datang menghampirinya. Menundukkan sedikit badannya dan berbisik “ Nikmati saja Kyuhyun-ah. Ini sangat menyenangkan. Akan banyak pertumpahan air mata, dan aku lebih menyukai air mata dari pada darah yang harus keluar. Dan akan sangat berbahaya jika aku sudah menyukai berbau darah. “

Kyuhyun geram. Ingin rasanya menampar keras wanita yang ada dihadapannya saat ini. Tapi tidak mungkin ia melakukan itu. Tidak mungkin ia menyakiti wanita.

“ Keluar kau !! “ ucap kyuhyun menunjuk pintu keluar ruangan miliknya, menuntun soohye untuk segera keluar dari ruangan kerja miliknya.

“ Hahaha.. Tidak usah menuntunku begitu kyuhyun sayang. Aku bisa keluar sendiri, aku tidak buta “ ucap soohye tertawa kecil.

“ Berani kau menyentuh atau menyakiti istriku setitik saja. Aku adalah orang pertama yang akan kau hadapi Soohye-ah. “ ucap kyuhyun tajam. Soohye tau kyuhyun tidak pernah bermain-main dengan kata-katanya, semua orang pun tahu itu. Bahkan jika kyuhyun marah sudah marah melampaui batasnya, ia tidak akan memandang kau ini seorang wanita atau pria. Tanpa segan-segan ia akan menghancurkanmu atau mungkin saja membunuhmu.

Soohye tersenyum “ Tidakkah itu terbalik ? Bukankah kau yang bermain api duluan, kyuhyun ? Kenapa kau menyalahkan ku ? “ tanya soohye. “ Sebaiknya kau pikir baik-baik siapa yang salah kyuhyun-ah. Aku hanya menjebak saja. Kau yang kurang berhati-hati dalam melakukan sesuatu “

Soohye mengambil tas miliknya, berdiri diambang pintu “ Dan kau sendiri yang menyakiti istri tercintamu itu kyuhyun-ah “ ucap soohye berjalan keluar tanpa membalikkan badannya.

Kalimat terakhir soohye bagaikan pukulan telak bagi kyuhyun. Kyuhyun tersadar, perkataan soohye benar. Kyuhyunlah yang menyebabkan ini semua terjadi, kyuhyunlah yang menyakiti istrinya sendiri, orang yang paling kyuhyun jaga sampai mati. Seandainya saja ia lebih berhati-hati lagi, ia pasti tidak akan masuk dalam jebakan soohye dan eommanya sendiri.

“ AHHHHHHHH !!!!! “

 

 

NEVER LET YOU GO

 

 

Tanggal pertunangan kyuhyun dan soohye sudah ditentukan. Tepat pada hari dimana kyuhyun dilahirkan didunia ini. Dan itu hanya tinggal menghitung jari tangan saja.

Badan seohyun seakan tidak mempunyai tulang yang kuat untuk berdiri sendiri. Ia menerima undangan pertunangan ini dari ibu mertua-nya sendiri. Dari tangan Ibu mertua-nya sendiri.

“ Eomma.. apa kau begitu membenciku ? “ ucap seohyun lirih.

Eomma kyuhyun hanya menatap datar pada menantu-nya yang ada dihadapannya saat ini.

“ Aku mohon eomma, jangan seperti ini. Aku bisa melakukan apa saja untukkmu, tapi jangan seperti ini. Aku tidak bisa membagi suamiku sendiri dengan wanita lain, kyuhyun satu-satunya kebahagiaan yang aku punya eomma. Aku mohon … Aku tidak mempunyai siapa-siapa lagi selain kyuhyun oppa, eomma. Aku mohon…  “ ucap seohyun tak kuasa menahan air matanya.

Tatapan eomma kyuhyun sama sekali tidak berubah. Hanya tatapan datar yang ia keluarkan sedari tadi. Dan ini membuat seohyun semakin sakit, sebegitu bencikah eomma kyuhyun pada dirinya ?

Eomma kyuhyun bangkit dari duduknya, meninggalkan seohyun tanpa satu kata pun yang terucap dari bibir wanita tua paruh baya itu.

“ Eomma …. “

Eomma kyuhyun terus berjalan tanpa menghiraukan panggilan seohyun yang memanggilnya dengan suara parau milik seohyun.

 

 

 

NEVER LET YOU GO

 

 

Drrtt … drrtt

Getaran handphone kyuhyun membuyarkan lamuannya. Tertera jelas nama istrinya yang sedang memanggilnya. Kyuhyun segera mengangkatnya.

“ Ada apa sayang ? “ tanya kyuhyun.

“ Apa kau masih sibuk, oppa ? ”

 

“ Aku ada meeting 10 menit lagi. Ada apa ? “

“ Bisakah kau membatalkannya ? Perutku sakit sekali oppa “

Kyuhyun segera mematikan sambungan telephonenya. Ia segera meninggalkan ruang kerja miliknya. Ia berlari panik menuju mobil miliknya. Kyuhyun menancap gas dengan kecepatan tinggi, tanpa memperdulikan bunyi klakson yang memarahinya. Ia benar-benar panik sekarang. Tidak biasanya seohyun mengadu kesakitan seperti itu, seohyun bukan tipe wanita manja. Baru kali ini seohyun mengadu seperti itu. Dan ia yakin seohyun pasti sedang kesakitan.

Kyuhyun mengambil kembali handphone miliknya. Berusaha menghubungi Mr.kim, sekertaris pribadinya. “ Tolong batalkan meeting hari ini. Aku ada urusan “ dengan cepat kyuhyun mematikan sambungan telephone tanpa mendengar sepatah kata pun dari sekertaris pribadinya itu. Ia tidak peduli jika sekertarisnya itu memarahinya, sangat tidak peduli. Yang ada dipikirannya saat ini melihat kondisi istrinya.

Kyuhyun semakin keringat dingin, ia benar-benar takut terjadi apa-apa pada istrinya. Ia semakin menambah kecepatan mobilnya.

Drrtt .. Drrtt

Handphone kyuhyun kembali berdering. Tanpa melihat siapa, kyuhyun langsung mengangkatnya.

“ Tunggulah sebentar sayang. Jangan membuatku panik, aku akan segera ke sana “ ucap kyuhyun hampir menutup sambungan telephonenya.

“ Ini eomma .. “ mata kyuhyun terbelak mendengar suara eommanya. Ia menjauhkan handphone dari telinganya, melihat baik-baik nama siapa yang tertera di layar handphonenya. Benar, eommanya.

“ Bisakah kau kesini ? Ada hal penting yang perlu eomma bicarakan. Eomma tidak suka dibantah. Cepatlah kesini. “ eomma kyuhyun memutuskan sambungan telephone begitu saja.

Kyuhyun segera membanting setir mobilnya kearah berlawanan. Kyuhyun memukul keras setir mobil miliknya.

 

 

 

 

NEVER LET YOU GO

 

 

 

 

Berkali-kali seohyun menekan-nekan perutnya. Berusaha menghilangkan rasa sakit yang menghinggap diperutnya. Entah kenapa perutnya bisa sakit seperti ini.

Drrtt … drrtt

Dengan cepat seohyun mengambil handphone miliknya.

“ Kau dimana oppa ? “ tanya seohyun dengan suara tertahan.

“ Gwaenchana hyunnie-ah ? Apa benar-benar sakit ? “

 

“ Cepatlah ke sini oppa. Aku benar-benar tidak tahan “ seohyun kembali menekan perutnya.

 

“ Apakah ada Jonghyun atau Nichan disana ? Mianhae hyunnie-ah .. aku benar-benar tidak bisa meninggalkan meeting kali ini “

 

Seohyun diam ..

“ Hyunnie-ah .. gwaenchana ? “

 

“ Apa kau sesibuk itu, oppa ? “

“ Mianhae .. “

 

“ Baiklah ~ Aku mengerti .. “

 

“ Jika urusanku sudah selesai, aku akan segera pulang. Mianhae .. jaga dirimu. Aku mencintaimu “

Seohyun melempar handphone miliknya. Ia benar-benar butuh kyuhyun saat ini. Perutnya benar-benar sakit. Saat ini dirumahnya tidak ada siapa-siapa. Nichan begitu sibuk dengan sesi pemotretannya, dan tentunya jonghyun ikut menemani nichan.

Sekali lagi seohyun menekan perutnya, benar-benar sakit. Tanpa seohyun sadari air matanya sudah turun, rasanya benar-benar sakit.

Tidak mungkin ia harus menunggu Nichan dan Jonghyun pulang. Ia harus meminta tolong pada seseorang.

Seohyun mencoba berdiri. Mencoba mengambil handphone miliknya yang sempat ia lempar. Menghubungi satu orang yang mungkin bisa menolongnya. “ Op ..- “

1 detik .. 2 detik .. 3detik.. 4detik ..

BRUUKK

Tidak sampai 5detik Seohyun sudah terjatuh. Ambruk. Tubuhnya tidak kuat lagi menompang dirinya.

“ SEOHYUNN !! “ sayup-sayup seohyun masih bisa mendengar seseorang memasuki rumahnya dan berteriak memanggil namanya. Kalau pendengaran seohyun tidak salah itu adalah suara khas milik changmin.

 

 

NEVER LET YOU GO

Pintu rumah seohyun tidak tertutup. Segera saja changmin masuk kedalam rumah seohyun. Changmin yang baru berdiri di ambang pintu tiba-tiba menjatuhkan semua barang belanjaan miliknya. Ia segera berlari menghampiri seohyun yang tiba-tiba saja ambruk. Changmin segera mengangkat tubuh seohyun ke atas sofa.

“ Seohyun-ah .. waeyo ? “ tanya changmin menepuk pipi seohyun, mencoba menyadarkan seohyun. Wajah seohyun begitu pucat, berbeda dengan wajah yang baru changmin temui siang ini.

“ Perutku sakit oppa “ hanya itu kata itu yang keluar dari mulut seohyun sebelum akhirnya ia benar-benar tidak sadarkan diri.

Changmin segera mengangkat tubuh seohyun ke mobil miliknya.

Dengan hati-hati changmin membaringkan tubuh seohyun dikursi belakang. Segera changmin berlari menuju kursi kemudi.

Melajukan mobil miliknya dengan kecepatan diatas rata-rata. Sesekali changmin melirik panik kearah seohyun melalui kaca spion.

“ Ada apa dengan anak ini ? Hanya bicara sepenggal kata saja. Bersyukur aku sudah didepan rumahnya “

 

 

NEVER LET YOU GO

Nichan melangkahkan kakinya memasuki rumah milik eonnienya. Hari ini benar-benar melelahkan baginya. Ia memberhentikan langkah kakinya, ia melihat berberapa barang belanjaan tergelatak didepan pintu rumah seohyun.

‘ Apa eonnie melampiaskan kesedihannya dengan membeli semua barang-barang tidak berguna ini ?’ batin nichan.

“ Eonnie .. aku pulang “ ucap nichan tapi tidak ada yang menjawab. Ia membalikkan badannya, bertanya pada suaminya. Jonghyun “ Oppa.. apa mereka belum pulang ? “

“ Sepertinya begitu sayang. Ayo kita masuk saja. Besok aku ada pertemuan “

“ Baiklah. Tapi aku bereskan barang-barang ini dulu “

“ Bisakah kau menyiapkan air panas dan makan malam dulu untukku nichan ? Aku lelah sekali “

“ Ah ? Baiklah. Tapi bisa bantu aku memasukan barang-barang ini, oppa ? Aku akan menyiapkan makan malam untukmu “

Jonghyun mengangguk. “ Jangan ceroboh dalam memasak “ ucap jonghyun memperingati istrinya.

Nichan mengecutkan bibirnya “ Arra.. Arra. Cerewet sekali. Palingan rumah ini hanya terbakar saja “

Handphone nichan berdering, yang membuatnya harus meninggalkan masakannya sejenak. Ia menggapai handphonenya yang berdering itu. Setelah mendapatkannya, ia menekan tombol hijau pada layar tersebut.

Nichan menempelkan handphone pada telinga kirinya. Tangannya sibuk memasukkan bumbu-bumbu  kedalam masakannya -_-“ Yob ..

“ Mana eonniemu ? Suruh dia mengaktifkan telephonenya itu ! “

 

“ Mwo ? “ Nichan menjauhkan handphone miliknya, melihat nama yang tertera dilayar handphonennya. Cho kyuhyun.

“ Eonnie mu mana ? Bagaimana keadaannya ? Kau sudah membawanya kedokter kan ? Apa kata dokter ? “

 

“ Eh ? “

“ Berikan handphone ini pada seohyun !! “

 

“ Yaakk Gila !! Kau ini bicara apa ? Aku tidak mengerti “

“ Sudah, berikan saja handphone ini pada eonnie mu “

 

“ Mau berikan pada siapa kalau Seo eonnie belum pulang ! “ kesal nichan.

“ Heh ? “

 

“ Apa ? “

“ Dia belum pulang ?”

 

“ Hyunnie-ah .. “ Tiba-tiba kyuhyun memutuskan sambungan telephonennya.

“ Ada apa dengan anak itu ? Dasar aneh “ nichan meletakkan kembali handphonenya dan kembali sibuk dengan dunia memasaknya.

 

 

NEVER LET YOU GO

Seohyun dan changmin tertegun mendengar penjelasan dokter yang ada dihadapan mereka. Mereka saling memandang satu sama lain.

“ Jadi … ? “ ucap seohyun lirih. Masih belum percaya.

“ Kemungkinan kecil seperti itu Ny.Cho. Tapi bersyukurlah belum terlalu parah, mungkin masih bisa diobati “ tutur dokter yang membuat changmin bernafas lega.

Seohyun masih diam .. Jadi ini ?

“ Baiklah ~ kami pamit dulu. “ ucap changmin membungkukkan badannya. Changmin menarik pelan lengan seohyun. “ Ayo hyunnie .. “

Sepanjang jalan seohyun hanya berjalan diam membawa kantongan obat miliknya, Seohyun melihat mual pada obat-obatnya yang sebanyak ini. Changmin datang merangkul seohyun, mengacak pelan rambut panjang seohyun.

“ Gwaenchana ? “

Seohyun hanya mengangguk dalam dengan wajah jalan tertunduk kebawah. Seolah melihat lantai berwarna putih tulang itu sebagai pemandangan yang sangat bagus.

“ Mana eonniemu ? Suruh dia mengaktifkan telephonenya itu ! “

 

Seohyun dan changmin secara spontan mendongak dan memberhentikan langkah kaki mereka setelah mendengar suara yang sedikit keras dan membentak itu. Kyuhyun. Suami seohyun. Ada didepan mata mereka saat ini.

“ Eonnie mu mana ? Bagaimana keadaannya ? Kau sudah membawanya kedokter kan ? Apa kata dokter ? “

“ Berikan handphone ini pada seohyun !! “

“ Sudah, berikan saja handphone ini pada eonnie mu “

“ Heh ? “

“ Dia belum pulang ?”

Seohyun yakin orang yang ditelephone suaminya itu adalah Nichan. Seohyun melepas rangkulan changmin, ingin menghampiri suaminya, tapi langkahnya kembali berhenti setelah melihat siapa yang menghampiri kyuhyun.

Soohye datang merangkul lengan kyuhyun.

“ Apa yang dokter katakan ? “ tanya kyuhyun mencoba melepas rangkulan tangan soohye. Soohye mengeluarkan sebuah amplop dari tas miliknya. “ Kauu .. “ ucap kyuhyun tidak percaya.

Seohyun mengepalkan tangannya. Jadi ini yang kyuhyun bilang sibuk ? Sibuk dengan wanita ini ?  Jadi kyuhyun sekarang lebih mementingkan calon tunangannya dari pada istrinya sendiri yang sedang sakit ?

Seohyun mengigit bibirnya, sekarang pun kyuhyun sudah berani berbohong padanya. Suatu kebohongan yang mungkin akan sangat sulit seohyun maafkan.

Seohyun menyeka kasar air matanya. Ia menarik lengan changmin “ Ayo kita pulang oppa ! “ ucap seohyun dengan nada yang sedikit dikeraskan.

“ Hyunnie .. “

Seohyun tau kyuhyun pasti mendengar suaranya.

Dan kini seohyun yakin, yang menarik lengannya sekarang ini adalah suaminya. Seohyun membalikkan badannya, masih tetap mengandeng lengan changmin. Changmin juga ikut menoleh kearah kyuhyun.

Kyuhyun menatap tajam kearah mereka berdua. “ Lepaskan tanganmu itu dari istriku “ ucap kyuhyun tajam.

“ Tidak bisakah kau lihat siapa yang menggandeng dan digandeng, oppa ? “ ucap seohyun membalas tatapan tajam kyuhyun.

Soohye datang menghampiri mereka. Seohyun semakin mempererat gandengannya pada changmin, takut tubuhnya jatuh melihat suaminya sendiri jalan dengan calon tunangan suaminya.

Changmin menatap bingung pada mereka bertiga. Ada apa ? changmin melirik seohyun. Seohyun malah menatap nanar kearahnya. Changmin mengerti arti tatapan seohyun itu. Segera saja changmin menggengam tangan seohyun dan menarik tangan seohyun keluar dari rumah sakit ini.

“ Aku tidak mempunyai banyak waktu. Aku dan seohyun pamit dulu “ ucap changmin menatap sinis kearah kyuhyun.

Tapi tangan kyuhyun menahan mereka. “ Biar aku yang mengantar istriku sendiri changmin-ssi. Kau tidak perlu repot-repot “

“ Tapi aku yang membawanya kesini kyuhyun-ssi. Jadi ini tanggung jawabku untuk mengantar istrimu pulang dengan selamat “

“ Kau tidak perlu khawatir changmin-ssi. Didepanmu ini sudah ada suaminya. Jadi aku yang akan mengantar istriku pulang “

“ Tapi istrimu ini tidak mau pulang dengan suaminya “ kini seohyun yang angkat bicara. Kyuhyun menaikan alisnya.

“ Ayo oppa “ kini seohyun semakin menggengam tangan changmin.

 

 

 

NEVER LET YOU GO

“ Bisakah kau mengantarku ke suatu tempat oppa ? “ ucap seohyun lirih.

“ Gwaenchana ? “

Seohyun hanya mengangguk. Sekuat tenaga ia menahan air matanya.

“ Tidak mau kuantar pulang ? “

Seohyun menggeleng “ Tolong jangan beritahu keberadaanku pada kyuhyun “

“ Tapi .. “

“ Aku mohon oppa “

Changmin terlihat ragu, tapi ia mengangguk juga.

“ Baiklah  ~ “

 

TBC

Kok aku yang emosi sendir baca FF ini yaa ? -,-

Menurut kalian bagaimana part yang ini ?

Semakin ga nyambung kah ?

Astagaa.. aku rasa juga gitu u,u

 

 

 

 

Mungkin part selanjutnya akan aku protect

Tapi aku lihat dari banyak coment kalian dulu.

Kalau semakin meningkat aku ga ada protect ^^

Kalau rendah yaa tentu saja aku akan protect.

 

Aku butuh coment dan kritikan kalian

Tolong yaa ~~ ^^

Categories: family, Han Ni Chan, Kim Jonghyun, romantic, sad, SEOKYU, SNSD, SUPER GENERATION, SUPER JUNIOR | Tag: , , , , | 98 Komentar

Errr.. CHO KYUHYUN !!

Errr.. CHO KYUHYUN !!

 

Author  :

  • Han Ni Chan

 

Cast  :

  • Cho Kyuhyun
  • Seo Joo Hyun

 

Length        :

  • Oneshoot

 

Genre          :

  • Romance

cr pict : google

Seohyun meremas handphone yang saat ini ada digenggamannya. Rasa amarahnya membuncak seketika melihat apa yang tertera di layar LCD handphone miliknya.

Ia benar-benar marah sekarang, rasa amarahnya melebihi rasa cintanya pada lelaki ini. Ia melihat sekali lagi foto itu, di handphonenya sekarang terpajang foto seorang lelaki dan seorang wanita yang sedang.. errr.. susah dijelaskan. Posisi foto mereka itu yang membuat seohyun marah. Seakan ingin menampar wanita yang sedang bersama kekasihnya itu.

Foto drama musikal kyuhyun yang saat ini sedang dibintanginya. Foto seorang suster yang naik dibadannya, dan yang lebih membuat seohyun sesak adalah, celana dalam yang dikenakan wanita itu kelihatan jelas saat menaiki diatas badan kyuhyun. Mereka seolah-olah sedang melakukan hubungan ‘intim’.

Dan cara senyum kyuhyun seolah ia menikmati pemandangan yang ada dihadapannya. Seohyun meremas kuat handphonenya saat ini.

Errr.. CHO KYUHYUN !! KAU BENAR-BENAR MEMBUATKU MARAH !! “

Seohyun bangun dari tempat tidurnya, ia bergegas mengambil hoodie dan kunci mobil miliknya. Ia harus menemui kyuhyun sekarang, ia harus memberi pelajaran pada laki-laki iblis itu.

“ Brengsek kau cho kyuhyun !! Aku akan melepas matamu itu !! “

Jessica yang melihat dongsaengnya berjalan dengan terburu-buru segera menghampirinya.

“ Waeyo hyunnie-ah ? “

“ Aku harus memberi pelajaran pada laki-laki iblis itu, eonnie “ terlihat jelas raut wajah seohyun marah.

Jessica menaikan sebelah alisnya. “ Heh ? Kyuhyun kenapa lagi ? “

“ Aku pamit “ seohyun tidak menjawab pertanyaan jessica, ia segera berlari menuju mobil miliknya.

“ Yaa seohyun-ah ! Aiissh ~ tidak sopan sekali “ kesal jessica merasa tidak dihiraukan oleh seohyun.

“ Sepertinya aku tahu apa yang terjadi “ yuri datang menghampiri jessica membawa handphone miliknya.

“ Apa ? “ tanya jessica penasaran. Yuri memberikan handphone miliknya. Mata jessica terbelak melihatnya. “ Uwowowo ~~ Kyuhyun sedang melakukan permainan yang begitu berbahaya “.

“ Hahaha.. Sepertinya Angel kita dan Evil sedang mengadakan perang dunia kedua “

Jessica dan yuri tertawa bersama.

***

Seohyun memencet bel dorm super junior berkali-kali.

“ Yaak !! Kau bisa menunggu ?! Tidak sopan sekali “ teriak kesal salah satu member super junior, yang seohyun yakini itu adalah suara milik donghae.

Donghae membuka pintu dengan kesal.

“ Mianhae oppa “ ucap seohyun membungkuk kearah donghae.

Donghae tersenyum melihat maknae SNSD ini, wajah kesal yang ia perlihatkan sedaritadi hilang begitu saja. Senyuman tulus seohyun membuatnya tidak kesal lagi.

“ Gwaenchana hyunnie. Ada apa ? “ tanya donghae yang belum mempersilahkan seohyun masuk.

“ Apa maknae kalian ada ? “

Donghae mengangguk. “ Masuklah. Ia sedang bermain game “ donghae mempersilahkan seohyun masuk. “ Duduklah dulu. Aku akan memanggil kyuhyun “ donghae berlalu menuju kamar kyuhyun.

Seohyun mengedarkan pandangnya, melihat betapa kotornya dorm ini.

“ Ada apa hyunnie ?? “ seohyun menoleh ke asal suara. Ia mendapati kyuhyun dengan celana boxer dan baju lengan pendek. “ Aku tahu.. kau pasti rindu padaku kan ? “ ucap kyuhyun menggoda.

Seohyun hanya diam menatapnya dalam. Rasa amarahnya kembali lagi, mungkin lebih parah setelah melihat kyuhyun.

Seohyun melempar keras handphone miliknya tepat dihadapan kyuhyun yang sudah terduduk disofa.

Kyuhyun terlonjak kaget. Kyuhyun menatapnya tajam. Ada apa dengan wanita ini ? datang-datang dengan wajah menakutkan miliknya dan tiba-tiba saja melempar handphonenya dengan tidak sopan ?!

“ Kau ..- ! “

“ Apa, heh ? Sebaiknya kau lihat dulu itu !! “ seohyun menunjuk handphone yang ia lemparkan pada kyuhyun.

Kyuhyun tetap tidak bergeming. Ia masih menatap tajam seohyun. “ Tidak bisakah kau memberikannya dengan sopan Seo Joo Hyun ? “

Seohyun berdecak kesal. “ Haruskah aku bertingkah sopan didepan namja bermuka dua sepertimu ? “

“ Kau !! Apa-apaan kau !! Datang kesini langsung marah padaku !! “ marah kyuhyun pada akhirnya. Mungkin moodnya sedang rusak hari ini, mengakibatkan ia langsung marah pada seohyun.

“ Aku tidak akan marah tanpa sebab !! “ seohyun mengepalkan tangannya. “ Lebih baik kau lihat itu “ seohyun menunjuk lagi handphone miliknya.

Dengan kasar kyuhyun mengambil handphone milik kekasihnya itu. “ Ada apa dengan foto ini ? “ tanya kyuhyun santai melihat foto itu berlama-lama. Mungkin ia menikmati foto itu.

Seohyun terperangah mendengar ucap kyuhyun yang begitu santai. “ Kau tanya ada apa ? “

Kyuhyun menyerahkan kembali handphone kekasihnya itu. “ Memangnya ada apa ? “ tanya kyuhyun kembali.

Seohyun menatap kyuhyun tidak percaya. “ Kau tidak mempunyai perasaan bersalah padaku, Cho Kyuhyun ?? “

Kyuhyun menatapnya bingung. “ Jangan bilang kau cemburu dan aku harus minta maaf padamu “

“ Itu memang yang harus kau lakukan padaku “ ucap seohyun sinis.

“ Sejak kapan kau jadi pencemburu begini, hyunnie-ah ? “

“ Kau pikir hatiku apa, hah ? “ emosi seohyun bertambah melihat sifat kyuhyun. Ia semakin mengepalkan tangannya “ Kau pikir wanita siapa yang tidak marah melihat kekasihnya sedang berfoto dengan wanita yang setengah bertelanjang begitu, HAH ?!! “ Nada bicara seohyun naik berapa oktaf, yang membuat kyuhyun kaget mendengarnya. Member super junior segera berlari berhamburan menuju ruang tengah setelah mendengar suara seohyun yang begitu keras.

“ Kau membentakku ? “ tanya kyuhyun tidak percaya. Seohyun diam sibuk mengatur nafasnya yang sedang naik turun. “ Bukankah aku sudah minta izin padamu ? Kenapa sekarang kau yang marah-marah begini ?! “

“ Kau memang meminta izin padaku. Tapi kau bilang wanita bajingan itu hanya menaiki badanmu, kau tidak bilang kalau wanita itu hanya memakai celana dalam  saat menaiki badanmu !! “ bentak seohyun.

Kyuhyun diam, ia memang tidak berkata secara detail pada seohyun.

“ Kau menikmati pemandangan yang didepanmu itu, tuan cho ? “ tanya seohyun menatap kyuhyun sinis. Tanpa sengaja seohyun melemparkan tatapan sinisnya pada kyuhyun, tatapan seolah-olah ia begitu membenci kyuhyun. Tatapan yang baru pertama kali kyuhyun lihat sejak ia mengenal seohyun. Tatapan seohyun yang begitu lembut seolah hilang dari wajahnya yang begitu teduh.

Para member super junior yang sedari tadi berdiri disitu hanya bisa mematung, mereka juga begitu kaget melihat tatapan seohyun. Tatapan yang melebihi kyuhyun.

“ Hyunnie-ah .. “ ucap kyuhyun tidak sanggup melanjutkan kalimatnya, ia begitu kaget melihat seohyun yang begitu marah padanya.

Seohyun tetap diam, masih mengepalkan kuat kedua tangannya. Nafasnya masih naik-turun tidak beraturan.

Kyuhyun menghampiri seohyun dan duduk disebelahnya. “ Mianhae … “ ucap kyuhyun menyesal. Ia tau ini adalah salahnya, seharusnya ia menolaknya dan tidak membiarkan kekasihnya begitu marah padanya. Seharusnya ia tidak begitu bodoh begini.

Seohyun menghempaskan tangan kyuhyun. Ia berdiri menatap kyuhyun. “ Aku pamit “ ucap seohyun.

Seohyun menghentikan langkahnya sejenak. “ Aku menyerah. Aku menyerah, kyuhyun-ah. Kau terlalu membuat hatiku sakit dengan berita wanita-wanitamu itu. Asal kau tau, aku ini hanya wanita biasa. Aku juga mempunyai perasaan. Aku juga bisa menangis seperti wanita lainnya. “ bahu seohyun bergetar. Kyuhyun tahu seohyun sedang menangis. Menangis karena perbuatannya.

“ Hyunnie-ah .. “

“ Aku sudah lelah. Aku lelah kyuhyun-ah. Sekarang kau bebas “ ucap seohyun membalikkan badannya. Kyuhyun melihat begitu jelas air mata milik seohyun.  Hatinya seakan dikoyak oleh binatang buas. Seohyun menghampirinya, memeluknya dengan erat. Kyuhyun kaget dengan perlakuan seohyun.

Seohyun melepas pelukannya. “ Aku pamit. Maaf menyusahkanmu “

Kyuhyun diam mematung.

Semua member super junior datang menghampirinya. Mereka semua bertanya-tanya. Berakhirkah hubungan maknae mereka ?

Donghae datang menepuk pundak kyuhyun. “ Apa yang kau lakukan kyuhyun-ah ? Kejar dia !! Kejar seohyun !! “

END

Buahahahaha.. aku buat FF ini akibat kekesalan aku terhadap kyuhyun ><

Aku kesal banget lihatnya !!

Ingin rasanya aku melempar wanita itu dan kyuhyun !!

Tsk tsk tsk

 

 

Okee .. kalian coment yaa ^^

 

Kalian menunggu FF never let you go dan INP itu ?

Sejujurnya aku udah agak malas melanjutkannya -,-

Karena siders udah banyak banget berhamburan di WP aku.

Coment kalian berkurang banget..

Dan tentunya itu mengurangi semangat aku T_T

 

Aku hanya ingin kalian menghargai FF milik aku.

Aku hanya membutuhkan coment kalian.

Apa itu salah ?

Sekarang terserah kalian aja deh ^^

Hehehe..

 

Jadi aku berharap siders kalian berhentilah ^^

 

 

Gomawo ^^

Categories: Han Ni Chan, SEOKYU, SNSD, SUPER GENERATION, SUPER JUNIOR | Tag: , , , | 59 Komentar

FF HAESICA | I’M NOT PRINCESS [2/?]

FF HAESICA | I’M NOT PRINCESS part 2

 

 

Author  :

  • GorJess Seomates ( SeokyuElfishy ) aka Han Ni Chan

 

Cast     :

  • Lee Donghae
  • Jung Jessica

 

OC :

  • Jung Kyuhyun
  • Jung Leeteuk
  • Han Ni Chan
  • Jung Seohyun
  • Jung Taeyeon
  • Kwon Yuri

 

 

Length             :

  • Chapter.

 

Genre   :

  • Romance
  • Friendship
  • Family

Jessica duduk santai meminum coklat panas yang telah dibuatkan yuri. Yuri ikut duduk disamping jessica.

“ Ada masalah apa lagi ? “ tanya yuri ikut meminum coklat panas.

Jessica menghentikan minumnya. “ Tsk – gara-gara paparazzi, daddy menuduhku macam-macam. “

“ Yang di Bar itu ? “ jessica menganguk membenarkan perkataan yuri.

“ Resiko menjadi Princess Korea “ cibir yuri. Jessica menatapnya sinis.

“ Tidak bisakah kalian berhenti memanggilku seperti itu ? Menjijikan sekali “ yuri tertawa kecil, ia mengetahui betul sifat sahabatnya ini. Jessica paling benci jika dipanggil princess korea.

“ Lalu ? Kita mau kemana sekarang ? “ jessica menggelengkan kepalanya, Tidak tau. “ Bagaimana kalau kita ke peternakan pamanku ? “ saran yuri semangat.

“ Mengurusi hewan-hewan ? Aigoo – lebih baik kita berangkat ke italia saja. Aku belum menjelajahi disana “ kini yuri yang menatapnya dengan sinis. Ada kalanya ia tidak menyukai sifat jessica yang seperti ini. menghambur-hamburkan uang seenaknya.

“ Berhenti menghambur-hamburkan uang, sica. Apa kau tidak kasihan sama daddy mu ? Dia sudah berkerja keras untuk dirimu “ jessica menutup telinganya. Yuri ceramah lagi. Batinnya.

“ Arra.. Arra. Ayo kita pergi. Awas kalo tidak menyenangkan “ jessica beranjak dari duduknya, menarik tangan yuri memasuki mobilnya. Menuju perternakan yang dikatakan oleh yuri.

***

Jessica menatap takjub pemandangan yang ada didepan matanya. Sebuah padang rumput yang luas dengan hamparan sungai didekatnya, dikelilingi pohon-pohon yang indah. Terdapat berbagai macam binatang peliharaan yang sedang berlarian. Terdapat juga ayunan dan tempat pembakaran BBQ.

“ Bagaimana ? “ tanya yuri tersenyum senang. Ia yakin bahwa sahabatnya menyukai tempat ini.

“ Wow, yuri-ah. Kenapa kau tidak pernah bilang jika kau mempunyai tempat seperti ini ? “ jessica mengerjapkan matanya berkali-kali. Terpesona dengan pemandangan yang benar-benar indah.

“ Hahaha.. ayo kita masuk.“ yuri menuntun jessica. dengan semangat jessica mengikuti yuri.

***

Yuri memperkenalkan jessica pada pamannya. “ Annyeong.. jessica imnida “ ucap jessica membungkuk hormat.

“ Aigoo – manis sekali kau, nak “ puji paman yuri mengelus puncak kepala jessica. seperti seorang ayah yang sedang mengelus kasih pada anaknya. “ Perkenalkan namaku Lee Heechul dan aku pemilik peternakan ini “

“ Ahjussi, kami ingin menginap berberapa hari di sini. Bisakan ? “

“ Hahaha .. tentu saja bisa. Tapi sepertinya aku mengenal anak ini “ ucap paman yuri meneliti jessica.

“ Paman tidak mengenalinya ? dia kan ..- “ Jessica mencubit pinggang yuri. Menyuruh yuri untuk diam.

“ Mungkin Paman pernah melihatku di suatu tempat “ ucap jessica menyakinkan paman yuri. Paman yuri menyipitkan matanya. “ Yuri-ah. Aku ingin berkeliling di sekitar sini “ ucap jessica menarik tangan yuri. “ Annyeong .. “

***

“ Yuri-ah !! “ yuri dan jessica menghentikan langkah kakinya. yuri menolehkan kepalanya. Melihat seorang pria bertubuh kecil namun kelihatan tinggi darinya sedang melambaikan tangan kearahnya.

“ Donghae oppa !! “ teriak yuri juga ikut melambaikan tangannya. Pria yang bernama donghae itu segera berlari kearah yuri dan memeluknya. Yuri tertawa melihat tingkah donghae yang memeluknya erat. Sedangkan jessica hanya tersenyum samar melihat keduanya.

“ Aigoo yuri-ah. Ini beneran kau ? “ donghae melepas pelukannya. Meneliti yuri dari atas sampai bawah. “ Bogoshipo dongsaeng “ donghae kembali memeluk yuri.

“ Nado oppa “ yuri melepas pelukannya. “ Oh ya.. kenalkan ini temanku yang bernama Jung Jessica “  yuri memperkenalkan jessica pada donghae.

“ Donghae. Lee donghae “ ucap donghae memperkenalkan dirinya.
“ Jung Jessica “ jessica membalas uluran tangan donghae.

***

Jessica memandikan sapi-sapi dipeternakan paman yuri. Awalnya ia merasa jijik dengan semua ini, tapi lama kelamaan menjadi sangat menyenangkan. Ditambah lagi pria yang bernama Lee Donghae itu mengajarinya berbagai macam hal yang sama sekali tidak diketahuinya.

Jessica tertawa renyah ketika pria yang bernama Lee Donghae itu terkena kibasan ekor sapi. Donghae memukul pantat sapi itu sebagai rasa kesal karna kibasan ekor sapi.

Yuri yang melihat sahabatnya sedang tertawa dari kejauhan hanya tersenyum, setidaknya jessica menyukai tempat ini. Paman yuri membawakan dua cangkir coklat panas dan steak BBQ yang ada ditangannya. Yuri menerimanya, meneguknya coklat panas dengan perlahan. Yuri menaruh kembali cangkir yang ada ditangannya, mengambil sepasang garpu dan pisau kecil. Menancapkan garpu itu ke daging , mengiris daging secara perlahan memakai pisau yang ada ditangannya. Mecicipi masakan pamannya dengan lahap.

“ Aku selalu kalah denganmu paman. Memang tidak ada yang bisa menandingi masakanmu “

Paman yuri tersenyum “ Tapi sepertinya itu akan menurun ditangan pria itu “ ucap paman yuri menunjuk donghae. Yuri mengikuti tunjukan tangan pamannya.

“ Ya, dia memang lelaki hebat “

“ Yuri-ah “

“ Nde ? “ yuri menatap pamannya.

“ Bukannya wanita itu anak dari Direktur Jung ? Kenapa dia seperti tidak mau kita semua mengetahuinya ? “ tanya paman yuri mengamati jessica dari kejauhan.

“ Ya memang. Ada apa ? “ tanya yuri. “ Jessica memang tidak suka jika ia dikenal sebagai seorang anak Direktur Jung, ia lebih suka dikenal sebagai wanita biasa. Karna ia tidak suka pandangan semua orang selalu sama terhadapnya “

“ Tidak berbahaya kah kau membawanya kesini ? “

“ Tentu saja tidak. Dia hanya ingin berjalan-jalan. Waeyo ? “

“ Tidak. Paman hanya merasa seperti … ah ~ sudahlah. Lupakan saja “ yuri hanya menganggukan kepalanya.

Terlihat dari kejauhan jessica berlari kecil kearah yuri. Jessica membawa sebotol susu yang mungkin habis diperasnya bersama donghae. Sedangkan donghae yang ada dibelakangnya membawa perabotan kebersihan hewan-hewan.

“ Wow paman. Ini sungguh seperti surga “ ucap jessica dengan semangat, layaknya anak kecil yang sedang berbahagia dibawa jalan-jalan. Jessica ikut ambil duduk disamping yuri.

“ Benarkah ? Syukurlah jika kau menyukainya nak “ paman mengambil piring, menyendokkan satu steak BBQ ke piring jessica. “ Makanlah, kau pasti lelah bermain dengan hewan-hewan itu “ paman yuri menyerahkan piring itu pada jessica. Dengan senang hati jessica menerimanya.

“ Gomawo ahjussi “ ucap jessica memakan steak pemberian paman yuri.

“ Kau belum pernah datang ketempat seperti ini ? “ tanya donghae yang duduk disamping jessica. Jessica menolehkan kepalanya. Ia menggeleng. “ Baiklah, besok aku akan membawamu ketempat yang lebih menyenangkan lagi “ donghae mengambil susu coklat yang ada dihadapannya. “ Tapi kau harus bangun pagi sekali “

“ Bangun pagi ? Jam berapa ? “ tanya jessica.

“ Jam 5 mungkin “ jessica membuka kecil mulutnya.

“ Tapi aku tidak bisa bangun pagi “ ucap jessica malu menundukkan kepalanya.

“ Mwo ? Yaak ~ padahal kau ini wanita. Seorang wanita tidak baik bangun siang “ jessica mengecutkan bibirnya.  Perkataan ini lagi -_- , pria ini sama saja seperti kedua oppanya. Tapi ia memang tidak bisa bangun pagi. “ Besok aku akan membangunkanmu “ ucap donghae pergi meninggalkan meja makan.

“ Kau mau kemana ? “ teriak jessica. Donghae membalikkan badannya.

“ Aku ada pekerjaan “ teriak balik donghae.

“ Aku ingin ikut “ jessica berlari kecil mengikuti donghae dari belakang.

***

Dengan lihai donghae menari didepan banyak orang. Mengoyang-goyangkan badannya, membentuk suatu tarian yang membuat para penoton wanita berteriak histeris melihatnya. Jessica menatap takjub pria yang ada didepannya. Semua penoton melempar uang mereka, bertepuk tangan melihat gerakan tarian donghae. Seusai donghae menari, ia membungkuk hormat ke para penonton.

Donghae menghampiri jessica. “ Kau seorang dancer disini ? “ tanya jessica. Donghae mengangguk membenarkan. “ Tarianmu tadi sungguh bagus “ ucap jessica memuji donghae.

Donghae tersenyum “ Aku tau itu “

“ Oppa “ seseorang memeluk donghae dari belakang. Donghae membalikkan badannya.

“ Nichan-ah “ wanita yang bernama nichan itu melepaskan pelukkannya. Ikut duduk disamping donghae, menyerahkan dua bir arak.

“ Penghasilan bulan ini semakin menurun “ gerutu nichan. Meminum arak hingga habis. Donghae menggelengkan kepalanya. Nichan mengambil arak satunya lagi, namun tangan donghae menahannya. Donghae mengambil arak itu dari tangan nichan, membuangnya.

“ Berhentilah minum. Ini tidak baik bagi kesehatanmu, Nichan “ nichan memandang donghae dengan kesal. Nichan mengedarkan pandangannya, menatap jessica dengan pandangan yang sedikit kabur.

“ Nugu ? “ ucap nichan menatap jessica.

“ Temannya yuri “ ucap donghae menjawab pertanyaan nichan.

“ Yuri ? Aku seperti pernah mendengar nama itu “ nichan berusaha meningat-ingat. “ Kwon yuri ? “ ucap nichan menatap donghae. Donghae mengangguk “ Jinjja ? “ tanya nichan melebarkan matanya. “ Aigoo ~~ annyeonghaseyo, Han Ni Chan imnida “ ucap nichan memperkenalkan dirinya pada jessica. Nichan mengulurkan tangannya, dengan senang hati jessica menerima uluran tangan nichan.

“ Jessica “

***

Sepanjang perjalanan pulang, Nichan tidak berhenti membicarakan yuri. Donghae menjadi kesal sendiri mendengar nichan berbicara tanpa henti. Jessica tersenyum kecil melihat nichan yang begitu semangat membicarakan yuri.

“ Seperti apa yuri sekarang ?… Tapi pasti aku lebih canti darinya… Ani, ani, apa sifat jahilnya itu masih melekat padanya ? … issh ~~ sesampai disana aku akan mencekik lehernya, tega sekali tidak memberiku kabar selama setahun ini “ ucap nichan berbicara sendiri sepanjang jalan.

“ Yayaya ~~ Nichan-ah. kau seperti orang gila yang berbicara sendiri “ kesal donghae. Nichan membalikkan badannya.

Tapi Nichan tidak menghiraukannya. “ Hmm .. apa yuri masih mengingatku ? awas saja kalau dia sampai lupa padaku -_-  … apa dia sudah pintar masak ? .. hmm ..  “

Donghae melihat kaleng-kaleng berserakan di pinggir jalan. Ada terbesit ide di otaknya. Senyuman evil mulai menghiasi wajahnya. Donghae mengambil kaleng itu dan ….

DUKK !

Tepat sasaran !

“ Yakkk apoo !! “ Nichan memegangi kepalanya yang terasa sakit. Ia menoleh kebelakang, melihat benda apa yang mengenai kepalanya. Ia menatap donghae dengan sinis. “ Yaa Lee Donghae !! Pabo !! Ikan bau !! Apa-apaan kau ?! “ Nichan berjalan kembali kearah donghae. “ Kau yang melemparkannya kan ? “ ucap nichan kesal. Sedangkan donghae hanya bersiul-siul berpura-pura tidak tau. Nichan makin kesal melihatnya, ia mengambil kaleng itu kembali dan melemparkannya ke arah donghae.

“ Apoyo ~ Nichan-ah. Kau sadis sekali “ ucap donghae memegangi matanya yang mendapat serangan balik dari nichan.

“ Rasain tuh ! “ ucap nichan menjulurkan lidahnya. “ Ayo Jessica-ssi, kita kerumahnya heechul ahjussi “ ucap nichan menarik tangan jessica.

“ Dasar nenek sihir “ jessica tertawa kecil melihat tingkah keduanya.

***

“ Ahjussi..

Ahjussi ..

Ahjussi “ panggil nichan berkali-kali. Tapi tidak mendapatkan jawaban sama sekali.

TOK … TOKK .. TOKK ..

Berulang-ulang nichan mengetuk pintu rumah heechul ahjussi, sama sekali tidak ada respond.

“ Yuri-ah “ ujar jessica berusaha memanggil yuri.

“ Ah sudahlah ~ kita masuk saja. Lagian ini tidak dikunci “ ucap nichan membuka pintu seenaknya, layaknya tuan rumah.

“ LEE HEECHUL “ teriak Nichan didalam rumah.

PLETAK !

Nichan mengendus marah “ Apa tidak cukup satu mata saja donghae-ah ? “ Nichan membalikkan badannya, ingin membalas kembali. Tapi tidak jadi setelah melihat siapa yang sedang berdiri dibelakangnya. “ Hehehe.. Ahjussi “ Nichan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“ Ada apa memanggilku seperti itu ? “ tanya heechul ahjussi dengan wajahnya yang menakutkan. Nichan hanya cengegesan seperti orang gila “ Dasar tidak sopan “ heechul ahjussi menarik kuping Nichan.

“ Yaa ~ Ahjussi sudah sudah. Kupingku bisa putus kalau begini “ gerutu nichan mengelus kupingnya.

“ Hahahhaha .. kalian semua itu lucu sekali. Hahhaa .. menyenangkan “ ucap jessica tertawa besar. Nichan dan heechul saling berpandangan.

“ Mwo ? Lucu ? Ya jessica-ssi. Ini sakit tau “ kesal nichan.

“ Hei nak, apa kau belum pernah merasakannya ? “ tanya heechul. Jessica menggeleng pelan, belum juga menghentikan tawanya.

“ Tidak pernah. Tidak ada yang berani begitu padaku “ ucap jessica masih tertawa.

“ Cihh.. memangnya kau seorang putri yang tak boleh di sentuh, begitu ? “

“ Tapi kenyataannya memang begitu. “ heechul baru mengingat status jessica jauh berbeda dengan mereka.

“ Aku mengerti. Sudahlah ~ “

“ Mana Yuri ? “ tanya Nichan pada heechul.

“ Dia sudah pulang sedaritadi “

“ Kebiasaan sekali anak itu meninggalkanku sendirian. “ kesal jessica.

“ Kenapa ahjussi tidak menahannya sebentar saja ? “ Nichan mengecutkan bibirnya.

“ Dia juga tidak memberitahuku “

“ Sudah Nichan ~ Lebih baik kau pulang “ ujar donghae yang baru datang. Nichan menatap malas kearah pria bodoh ini. “ Dan kau jessica, lebih baik kau tidur sekarang. Ini sudah jam 2. Besok aku akan membangunkanmu “

***

Jessica menatap langit-langit kamar yang ia tempati sekarang. Entah kamar siapa ini. Ia tersenyum seklilas, mengingat betapa banyak kegiatan yang ia lewati untuk hari ini. Baru sehari saja ia disini, ia seperti merasa berada disurga. Peternakan ini benar-benar membiusnya, seperti menghipnotisnya untuk tetap tinggal disini.

Drrtt.. Drrrtt

Handphonenya berdering. Jessica melirik malas kearahnya. Membiarkan berberapa kali handphonenya berdering.

Jessica tersenyum senang ketika handphonenya tidaklah lagi berdering, itu menandakan bahwa sang pemanggil menyerah.

Jessica membetulkan tidurnya, menarik selimut hingga dadanya. Saat matanya sudah mulai terpejam tiba-tiba suara teriakan mengagetkannya.

“ DONGHAE ! BANGUN !! “ teriakan heechul ahjussi membuat tubuh jessica secara otomatis bangun dari tempat tidur. Jessica mencari asal suara itu. “ Donghae cepat !! Mimi sudah mau melahirkan !! “

Hah ?

Melahirkan ?

Heehcul ahjussi memanggil donghae ?

Dengan cepat jessica mencari mereka berdua. Jessica melihat donghae lari dengan terburu-buru dibelakang heechul ahjussi. Jessica mempercepat larinya. Ia menarik tangan donghae, membuat langkah donghae terhenti.

“ Yak ! Apa yang kau lakukan ? “ donghae melepas tangan jessica dari pergelangan tangannya. Jessica kembali menariknya. “ Nona Jung ! Jangan mengangguku !! “ kembali donghae menghempaskan tangan jessica.

“ Tidak ! Kita harus memanggil dokter ! Bukan kau yang harus membantu persalinan itu. Kau ini lelaki ! “ donghae berdecak kesal melihat kesalahpahaman ini.

“ Nona dengarkan aku, yang kau pikirkan itu bukan manusia ! Melainkan sapi yang ingin melahirkan. Minggir !! “ donghae menggeser cepat tubuh jessica.

“ Hah ? “ jessica belum mencerna baik perkataan donghae. “ Pabo.. Inikan peternakan -,- “ jessica menepuk dahinya, menyusul donghae dari belakang.

***

Terlihat jelas raut wajah khawatir donghae. Sekuat tenaga ia dan heechul berusaha mengeluarkan janin yang ada didalam rahim sapi ini.

“ Mimi, ayo. Jangan panik, aku akan membantumu “ ucap donghae pada sapinya. Heechul menyeka keringat yang mengalir dari dahinya.

“ Ini pengalaman pertama mimi melahirkan. Jadi ia belum terbiasa “

Jessica memperhatikan dari belakang. Ada rasa tidak percaya ketika melihat sapi sedang melahirkan didepan matanya sendiri.

“ Mimi ayo sekali lagi “ semangat donghae memberi tarikan, yang diikuti oleh heechul.

“ Posisi janinnya tidak tepat donghae-ah “ khawatir heechul ahjussi.

“ Tidak ahjussi. Mimi pasti bisa “ donghae tetap memberi tarikan. “ Ayoo !! “ dengan sekali hentakan donghae menarik kuat. Tubuhnya terpental tidak jauh, ia mengulas senyum senang. Ada helaan nafas lega disana. Jessica yang melihatnya juga ikut tersenyum senang.

Donghae dan heechul berhasil mengeluarkan janin yang ada didalam rahim mimi.

Donghae menoleh kebelakang, mendapati jessica ikut tersenyum lega. Ada rasa senang melihat jessica tersenyum seperti itu, donghae ikut menarik seulas senyum.

“ Bisa kau mengambilkan air ? “ suruh donghae pada jessica.

Jessica menatap donghae bingung. “ Air ? “ entah akhir-akhir ini jessica lambat menangkap pernyataan dari donghae.

“ Itu “ donghae menunjuk sebuah ember yang tidak terlalu besar “ Bisa kau isikan air kedalam ember itu ? “ jessica kembali menolehkan kepalanya ke sebuah ember yang ditunjuk oleh donghae. “ Bisakah ? “

Jessica menganguk. “ Tentu saja “ jessica menghilang dari hadapan donghae. Donghae tersenyum menanggapinya.

Heechul datang menepuk pundak donghae. “ Kau bisa urus sendiri kan ? Ahjussica mau tidur dulu “ heechul menguap besar, membuat donghae menggelengkan kepalanya.

“ Sudah paman tidur sana. Nanti aku yang akan mengurus ini “

Heechul tersenyum menatap donghae. “ Makasih anakku sayang “

Tidak lama setelah heechul masuk. Jessica datang dengan sempoyongan membawa sebuah ember yang terisi air penuh. Dengan susah payah jessica menangkat ember itu. Ia menaruhnya tepat dihadapan donghae.

“ Ini .. “ ujar jessica dengan nafas yang sedikit tersengal. Ia menyerahkan ember yang berisi air itu dihadapan donghae.

“ Makasih, Ice Princess “ ucap donghae tersenyum berterima kasih pada donghae.

Jessica menaikan satu alis “ Ice princess ?? “

“ Wajahmu itu menunjukan kau seorang wanita yang dingin seperti es. “ ujar donghae sembari mengambil kain yang akan dimasukan kedalam air itu. Mengusap perlahan pada bayi sapi yang baru lahir didunia ini.

Jessica ikut berjongkok disamping donghae. “ Tidak buruk. Menurut itu lumayan “ ucap jessica.

“ Lumayan ? memangnya kau punya julukan lain ? “

Jessica menggelengkan kepalanya.

“ Apakah kalian sering seperti ini ? “ jessica menolehkan kepalanya pada donghae. “ Membantu seekor sapi yang sedang melahirkan. Seumur hidupku, baru kali ini aku melihatnya didepan mataku sendiri. Melihat betapa susahnya seorang ibu yang berusaha sekuat tenaga melahirkan anaknya. Aku benar-benar tersanjung melihat usaha kalian “ ucap jessica tulus, menunjukan senyuman yang indah dimata donghae.

“ Satu hari ini aku mendapat pengalaman yang luar biasa. Tempat ini seperti surga “ donghae tersenyum menganggapi perkataan jessica.

“ Benarkah ? Apa kau benar-benar senang berada disini ? “

Jessica mengangguk semangat.

“ Ini sudah jam 5. Kau ingin ikut atau pergi beristrihat saja ? Sepertinya satu hari ini kau kurang tidur “

Jessica menggeleng “ Tidak. Aku ingin ikut kau saja. Lagipula teriakan heechul ahjussi cukup membuatku takut “ donghae terkekeh kecil.

“ Dia memang seperti itu. “ donghae mengambil ember kecil itu dan menaruhnya ditempat semula. “ Kau tidak lelah ? “ jessica kembali menggeleng. “ Baiklah, kau mandi dulu. Kau terlihat kotor “

“ Kita akan kemana ? “ semangat jessica.

“ Aku ingin melihat matahari terbit “

***

“ Apa ini kuda milikmu ? “ tanya jessica melihat donghae yang sedang membersihkan kuda putih dengan lembut.

Donghae menangguk, ia menghampiri jessica. “ Ini adalah makanan favoritnya. Mau mencoba ? “ donghae memberi makan tersebut pada jessica.

Jessica menerima ragu-ragu.

“ Tidak usah takut. Letakan makan ini ditelapak tanganmu. Dia akan memakannya “

Jessica mengikuti saran donghae. Ia meletakkan makan kuda itu ditelapak tangannya. Dengan sedikit ragu, ia memajukan tangannya. Mencoba memberi kuda kesayangan donghae makanan.

Jessica memundurkan kembali tangannya saat kuda itu mulai mendekati tangannya. Donghae tertawa melihat tingkah jessica.

“ Kalau kau seperti ini. Dia tidak akan bisa makan. “ donghae memegang pergelangan tangan jessica. Mencoba menahan tangan jessica yang ingin kembali memundurkan.

“ Woww.. Terasa hangat dan lengket. Kudamu ini menjilati tanganku. “ ucap jessica ketika kuda itu memakan makan yang berada ditangannya. Jessica kembali mengambil makanan yang berada ditangan donghae, memberikannya lagi pada kuda. Ia tersenyum senang melihat keberhasilannya memberi makan seekor kuda.

Donghae dia menghayati wajah jessica yang tersenyum senang. “ Aku bingung denganmu “ ucap donghae.

“ Ehm ? “ jessica tidak terlalu menghiraukan perkataan donghae. Ia asyik memberi makan terhadap kuda putih ini.

“ Terkadang kau mirip putri yang nakal dan berwajah dingin. Tapi aku melihatmu yang seperti ini, kau terlihat seperti gadis polos dan lugu. Sebenarnya kau keluar dari dongeng mana ? “

“ Menurutmu ? Kau tau, semalam itu seperti keajaiban. Aku melihat seekor sapi melahirkan didepan mataku sendiri, dan seumur hidupku, aku belum pernah sedekat ini dengan kuda. Aku tidak akan pernah melupakannya “

“ Kau sudah menceritakan itu berapa kali. Hal yang biasa dan umum itu saja kau sudah terharu. Aku yakin jika kau tinggal lama disini, kau akan semakin cinta dengan tempat ini “

“ Ne, aku benar-benar jatuh cinta dengan tempat ini. Bersyukur sekali yuri membawaku kesini “

“ Sudah ayo naik “ ucap donghae yang sudah menunggangi kuda. Donghae mengulurkan tangannya, memberi isyarat agar jessica mau naik dibelakang.

“ Tidak apa-apa jika aku naik ? “ ragu jessica.

“ Tidak apa-apa. Aku yang akan menungganginya. Naiklah dibelakang “ Dengan senang hati jessica menerima uluran tangan donghae, ia duduk dibelakang donghae.

***

“ Rupanya matahari terbit disini indah sekali “ jessica merentangkan kedua tangannya. Menghirup udara pagi yang terasa sejuk.

“ Kau tidak pulang ? “ tanya donghae yang sudah berdiri tepat disampingnya.

“ Apa kau mengusirku ? “ jessica mengecutkan bibirnya. Tidak terima dengan perkataan donghae yang seperti mengusirnya.

“ Haha.. tentu saja tidak. Hanya saja kau ini anak perempuan. Tidak baik jika kau tidak pulang. Apa keluargamu tidak mencemaskanmu ? “

Jessica tersenyum kecut “ Mereka begitu sibuk dengan urusan mereka “

“ Kau tidak mempunyai saudara ? “

“ Aku mempunyai 2 kakak laki-laki. Mereka begitu melindungiku “

“ Lantas ? Apa mereka begitu sibuk sampai tidak bisa memperhatikanmu ? “

“ Agak tidak adil jika kau berkata seperti itu “ jessica mendudukan dirinya diatas rerumputan. “ Mereka begitu menyayangiku begitupula dengan daddy. Tapi mungkin aku saja yang terlalu keras kepala “

“ Tapi mereka terlalu protektif padaku. Mereka selalu mengandalkan uang. Yang kucari didunia ini hanyalah sebuah kehidupan yang bebas dari ikatan “

“ Kau sungguh berpikir demikian ? “

“ Tentu saja. Siapa yang ingin hidupnya selalu diikuti oleh orang lain ? “

“ Ani “ jessica tersadar dia terlalu banyak berbicara tentang dirinya.

TBC

Heellooo ^O^

Gimana ceritanya ? Membosankan yaa ? Maaf deh T__T

Di sini aku memang belum masukin konfliknya seperti apa

Butuh tahap pendekatan dulu antar Ikan sama Ice Princess kita

Kekekeke ~~

Kelamaan banget yaa ? Maaf nyoh

Aku juga minta maaf jika masih ada typo

Maaf yaa

 

 

 

Tetap tungguin kelanjutannya yaa ^^

Kasih kritik kalian tentang kekurangan FF ini

Biar aku tahu dimana letak kesalahan aku

Annyeong ~~~

Categories: family, friendship, HAESICA, Han Ni Chan, romantic, SEOKYU, SNSD, SUPER GENERATION, SUPER JUNIOR | Tag: , , , , , | 21 Komentar

FF HAESICA | STAY WITH ME

STAY WITH ME

 

 

Author  :

  • GorJess Seomates ( SeokyuElfishy ) aka Han Ni Chan

 

Cast     :

  • Lee Donghae
  • Jung Jessica

 

 

OC       :

  • All member Super Junior
  • All member SNSD

 

 

 

 

 

Seorang laki-laki sedang berusaha mengejar kekasihnya yang menjauh darinya. Ia memegang pergelangan tangan kekasihnya. Menahan untuk menatapnya dan memberinya penjelasan. Kekasihnya memberontak tidak terima jika tangannya di tahan seperti ini.

 

“ Lepaskan aku donghae ! “ berontak gadis itu pada kekasihnya.

 

“ Tidak sica. Kau harus menjelaskan semua ini. “ pria yang bernama donghae itu tetap menahan pergelangan tangan kekasihnya. Jessica.

 

“ Bukannya aku sudah menjelaskannya tadi ? Apa masih kurang jelas ? “ jessica berusaha melepas genggaman tangan donghae.

 

“ Aku butuh penjelasan yang lebih detail ! “ jessica berhenti memberontak. Donghae menatap jessica marah.

 

“ Aku mohon lepaskan aku donghae-ah “ ucap jessica pelan menundukkan kepalanya.

 

“ Tidak sica-ah. Kau harus menjelaskan dulu padaku. Kenapa kau meminta pisah dariku ? “ ucap donghae lemah. Kini genggaman tangan donghae melonggar. Jessica mengigit bibir bawahnya, tidak tahan mendengar suara donghae yang makin melemah. Jessica menarik nafasnya secara perlahan, membuangnya kembali.

 

“ Aku rasa kita tidak  ada kecocokan donghae-ah “

 

“ Tidak sica. Itu bukan alasan yang tepat. Aku tau kau sedang menyembunyikan sesuatu dariku “

 

“ Aku tidak menyembunyikan apa-apa darimu donghae “ donghae kembali mempeerat genggamannya.

 

“ Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi ? “ ucap donghae dengan nada serak. Jessica menutup matanya. “ Tatap mataku Jung Jessica “ ucap donghae menangkat wajah jessica. Jessica tetap menutup matanya. Tidak berani menatap mata donghae. “ Sica … “ jessica menggeleng.

 

“ Jangan memaksaku donghae “ ucap jessica pelan nyaris tak kedengaran. Bahunya bergetar.

 

“ Aku tau kau masih sangat mencintaiku sica. Kenapa kau mengucapkan kata ‘pisah’ ? “ ujar donghae menekan kata ‘pisah’.

 

“ Karna kau tidak tau apa-apa donghae-ah “

 

“ Bagaimana aku bisa tau jika kau tidak memberitahuku ? “

 

“ Maka dari itu aku tidak akan pernah memberitahumu donghae “ kini jessica menghempaskan kasar tangan donghae. Jessica berlari cepat menghindari donghae sebelum tertangkap lagi. Donghae kembali mengejarnya, memeluk jessica dari belakang.

 

“ Aku mohon jangan tinggalkan aku sica. “ ucap donghae pelan, kini air matanya membasahi pundak jessica. Jessica ikut meneteskan air matanya.

 

“ Jangan seperti ini donghae. Nanti akan ada paparazzi yang melihat kita “ donghae tidak mendengarkan perkataan jessica. ia semakin memeluk jessica dengan erat.

 

“ Aku tidak peduli. “

 

“ Donghae-ah ……- “

 

“ Sica-ah aku mohon jangan tinggalkan aku “ isak kecil donghae. Jessica mengigit bibir bawahnya berkali-kali. “ Apa fansku menyakitimu ? “ donghae membalikkan tubuh jessica. “ Apa itu benar ? “ jessica terdiam. Donghae mencoba memancing jessica untuk melihat matanya. Matanya terbelak melihat ada bekas bengkak yang sudah membiru diwajah jessica. Donghae memegang perlahan wajah jessica. “ Apa bekas biru ini kelakuan fansku ? “ jessica meringis kesakitan saat donghae memegangnya. “ Apa benar ini akibat fansku ? “ jessica kaget, ia menggeleng. “ Kau menyembunyikan dengan make-up mu sica ? “ tanya donghae kembali.

 

Jessica hanya bisa diam, tidak lama air mata mengalir dari kedua pelupuk matanya. “ Sica-ah.. kau kenapa sayang ? “ cemas donghae.

 

“ Aku tidak tahan dengan perlakuan fansmu terhadapku donghae-ah “ isak jessica. “ Mereka terlalu menyakitiku “

 

“ Sica .. “

 

“ Mereka menghinaku layaknya sampah. Aku tidak tahan dengan semua ancaman dan hinaan yang mereka berikan padaku “

 

“ Sica-ah … “

 

“ Aku tidak tahan donghae-ah. Aku tidak tahan atas siksaan yang mereka berikan padaku. Mereka membuntutiku layaknya aku ini buronan “ isakan tangis jessica semakin mengeras. Ia memegangi dadanya, rasa sesak ini seperti menghimpit saluran pernafasannya.

 

“ BRENGSEK !! “ donghae memukul keras tembok yang berada disampingnya. Jessica terperanjat kaget. Darah mengalir dari tangan donghae.

 

“ Apa yang kau lakukan ? “ jessica meraih tangan donghae, melihat seberapa parah luka yang di derita donghae. “ kenapa kau bodoh sekali ? kenapa kau melukai dirimu sendiri ? “ air mata jessica makin tidak mau berhenti. Hatinya semakin miris melihat luka donghae.

 

“ Maafkan aku sica “ donghae meraih tubuh mungil jessica, membekapnya dalam pelukannya. “ Maafkan aku yang tidak bisa menjagamu “ donghae semakin mempeerat pelukannya. Jessica semakin terisak. “ Maaf gara-gara aku kau jadi terluka sayang. Maafkan aku “ ucap donghae tulus, donghae menghapus air mata jessica. “ Tapi aku mohon jangan tinggalkan aku sica “ jessica menatap nanar donghae.

 

“ Aku tidak bisa tanpamu sica “ tubuh jessica terasa lemas.

 

Apakah ia benar-benar bisa tanpa donghae kelak ? apakah keputusannya ini sudah tepat ? Jujur saja ia masih sangat mencintai donghae, tapi hanya saja ia tidak tahan dengan perlakuan fans-fansnya yang begitu menyakitinya.

 

Terlintas perkataan tiffany menghampirinya. “ Janganlah kau melepaskan donghae lagi sica. Itu akan menyakiti dirimu sendiri. Sudah cukup sekali kau meninggalkannya, sudah cukup kau membuat nyawanya hampir melayang karna mu. Sudah cukup kalian saling menyakiti, jika kalian memang saling mencintai. Seharusnya kalian bisa mempertahankan hubungan kalian. Jangan hanya masalah kecil saja kalian berakhir. Pertahankan hubungan kalian sica. Terbukalah pada donghae. Ia pasti akan membantumu keluar dari masalah ini. Percayalah “

 

Jessica menutup matanya sejenak, mencoba menghirup udara segar. Mencerna kembali perkataan tiffany. Jessica kembali membuka matanya. Jessica menatap donghae. “ Apa benar kau mencintaiku oppa ? “ tanya jessica serius.

 

“ Apakah kau tidak percaya padaku ? “ Jessica tidak menjawab pertanyaan donghae. Donghae menarik tangan jessica. “ Ikut aku “

 

 

****

Donghae sibuk dengan handphone yang ada ditangannya. Sibuk mengetik pesan yang entah dikirim untuk siapa. Jessica meraih kembali tangan donghae. “ Sini aku obati “ jessica mengambil obat P3K yang selalu donghae simpan didalam dashboard.

 

“ Pelan-pelan sedikit “ rintih donghae.

 

“ Salahmu sendiri “ jessica menekan luka donghae. Seusai jessica mengobati, terakhir jessica membungkus tangan donghae dengan perban “ selesai “

 

“ Kita juga sudah sampai. Ayo turun “ donghae menarik tangan jessica menuruni mobil. Jessica terperanjat kaget ketika memasuki sebuah ruangan yang dipenuhi dengan wartawan.

 

“ Donghae-ah, banyak wartawan “ ucap jessica gugup.

 

“ Sudah ayo masuk “ donghae menarik paksa tangan jessica.

 

 

***

“ Apa yang kau lakukan ?!! “ jessica meremas tangan donghae. Donghae menatap lembut jessica.

 

“ Tenang saja “ donghae mengelus pelan kepala jessica yang membuat wartawan dengan gencar memfoto mereka. “ Annyeonghaseyo.. Saya Donghae dari Super Junior mengadakan konferensi pers ini, karna ada informasi penting yang harus saya katakan “ donghae melirik sekilas kearah jessica yang berkeringat dingin disebelahnya. “ Saya hanya ingin memberitahu, bahwa wanita disebelah saya ini adalah Jung Jessica member SNSD, tentunya kalian mengenalinya. Dan dia adalah Wanita saya “ jessica sontak mengangkat wajahnya. Kaget mendengar pengakuan dari donghae. Manager donghae menatap donghae tidak percaya. Para wartawan sibuk dengan catatan mereka.

 

“ Oppa “ donghae tersenyum kearah jessica.

 

“ Aku tau kalian kaget dengan berita ini. Tapi ini adalah kenyataan, tidak ada rekasaya. Dan saya hanya ingin kalian merestui hubungan kami. Dan tolong untuk para ELFs dan Fishy, tolong restui kami berdua. Tolong hentikanlah terror yang kalian berikan pada jessica, tolong hentikan siksaan kalian terhadap jessica. Jika kalian benar-benar mencintaiku, seharusnya kalian bisa melihatku berbahagia dengan wanita pilihanku. Aku benar-benar mohon pada kalian. Aku begitu mencintai jessica, jadi tolong kalian restui kami berdua. Aku tidak tahan melihat dia disiksa oleh fansku yang tidak bertanggung jawab. Aku benar-benar sedih melihatnya “ mata donghae sudah terlihat berair, jessica hanya mampu mengelus pelan pundak donghae.

 

“ Walaupun aku bersama jessica, sampai kapanpun aku tidak akan pernah melupakan kalian semua. Aku mohon restui kami “ donghae melepaskan genggaman tangan jessica. Donghae maju kedepan, donghae membungkuk hormat kearah semuanya.

 

“ Maafkan aku. “ donghae naik kembali dan menghampiri jessica. Donghae mengambil saku dari dalam saku celananya.

 

“ Will you marry me Jung Jessica ?? “ para wartawan sontak ribut dengan lamaran yang dilakukan donghae. Jessica membuka mulutnya lebar. Kaget dengan semua perlakuan donghae untuk hari ini. “ Jessica ? “ jessica tersentak, air mata kembali turun dari pelupuk mata jessica.

 

“ I.. I do “ donghae tersenyum tulus. Ia mengambil cincin itu dan memasangkannya dijari manis jessica. Jessica berhambur kepelukan donghae.

 

“ Aku mencintaimu Lee Donghae. Sampai kapanpun akan selalu begitu “ jessica mempeera pelukannya.

 

“ Aku tahu itu. Dan tentunya kau tau jawabanku sayang “ donghae mencium puncak kepala jessica. donghae dan jessica sama-sama tersenyum. Donghae mendekatkan wajahnya kearah jessica, mencium cepat bibir jessica. “ Simpan untuk di Altar dan malam pertama kita “ wajah jessica merah seketika. Ia mencubit kecil pinggang donghae.

 

Donghae dan jessica pun akhirnya membungkuk hormat didepan semua para wartawan.

“ Sekali lagi maafkan kami “

 

“ Terima kasih tiffany “ batin jessica.

 

***

 

Alangkah kagetnya para member Super Junior dan SNSD mendengar pengakuan dari pasangan Haesica itu. Tapi pada akhirnya mereka semua saling pandang dan tertawa.

 

“ Setidaknya mereka sudah jujur. Dan jujur itu lebih baik “ ujar leeteuk, semuanya mengangguk setuju.

 

“ Ayo kita bikin acara untuk menyambut mereka semua “ semua berdiri menyibukkan diri.

 

“ Tapi bagaimana jika SooMan Ahjussi marah dan akan berdampak buruk pada donghae dan jessica eonnie ? “ ucap maknae seohyun yang matanya sudah berkaca-kaca. Kyuhyun datang menghampiri seohyun, memeluknya.

 

“ Tidak sayang. Kami semua akan melindungi mereka. “

 

“ Tapi bagaimana jika mereka dikeluarkan, oppa ? “ seohyun terisak. “ Aku tidak ingin berpisah dari sica eonnie. Aku juga sayang donghae oppa “ semuanya ikut terdiam dan mengalihkan pandangnya pada seohyun. semuanya terlihat berpikir benar juga yang dikatakan seohyun. Kyuhyun ikut terdiam, terlihat berpikir sebentar. Kemudian kyuhyun tersenyum lembut.

 

“ Jika salah satu anggotaku keluar. Maka aku sebagai leader juga ikut mengundurkan diri “ ucap leeteuk dan taeyeon bersamaan. Mereka saling pandang kemudian senyum menghiasi wajah keduanya.

 

“ Aku setuju. Aku juga akan ikut keluar “ kompaknya semuanya. Seohyun dan kyuhyun saling pandang, kemudian ikut tersenyum.

 

“ Aku juga “ ucap maknae SJ dan SNSD itu. “ Kami semua satu keluarga, Jika kita kehilangan salah satunya. Maka kita akan mencarinya sampai ketemu dan kita akan selalu bersama-sama “ para anggota SNSD dan SJ berpelukan satu sama lain.

 

“ Syukurlah kau mendengar kata-kataku Jessica “ batin tiffany tersenyum.

 

 

 

END

 

 

 

 

 

“ Arti sebuah kebersamaan keluarga adalah ketika kita mendapat

Sebuah masalah yang kita tidak tau jalan keluarnya

Kita akan selalu bersama-sama menghadapinya

Sebagaimana susahnya itu “ Indah Annisa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

~!@#$%^&*()_+~!@#

Apa-apaan ini ? hehehe

Maaf yaa jika ceritanya ga bagus dan sama sekali tidak memuaskan kalian T__T

Aku benar-benar minta maaf

Oh ya aku mau curhat, entah kenapa aku sayang banget sama couple ini dari pada uri maknae

Aku beneran pernah nangis karna couple ini T_T

Dan itu bukan Cuma 1 atau 2 kali

Tapi sering banget !!

Aneh kan ? sepertinya aku benar-benar udah terbius sama couple ini :’)

Hehe

 

 

Makasih sudah mau baca readersku yang setia :*

Aku sayang banget sama kalian semua :*

Categories: family, friendship, Han Ni Chan, romantic, sad, SNSD, SUPER GENERATION, SUPER JUNIOR | Tag: , , , , | 33 Komentar

FF SEOKYU | NEVER LET YOU GO [4/?]

FF SEOKYU | NEVER LET YOU GO [4/?]

 

 

Author  :

  • GorJess Seomates ( SeokyuElfishy ) aka Han Ni Chan

 

Cast     :

  • Cho Kyuhyun
  • Seo Joo Hyun

 

OC       :

  • Han Ni Chan
  • Lee Donghae
  • Jung Jessica
  • Kang Soo Hye

 

Length             :

  • Chapter.

 

Genre   :

  • Romance
  • Friendship
  • Sad (?)

“ Sebagaimana pun kau menyembunyikan sesuatu.

Pasti akan terungkap dengan

Berjalannya waktu “

Seohyun duduk manis sambil membaca majalah yang ada di kantor milik kyuhyun. Semuanya begitu membosankan. Semua membahas tentang saham-saham yang seohyun tidak mengerti sama sekali. Kyuhyun yang sedari tadi hanya mampu melihat gerak-gerik seohyun, ia tau seohyun pasti akan bertanya tentang siapa yeoja itu. Keringat dingin semakin menyelimuti dirinya.

Seohyun menutup majalah yang ada ditangannya. “ Bolehkah aku tau siapa wanita tadi ? “ seohyun meletakkan majalah tadi ditempat semula. “ Sepertinya ada yang kalian sembunyikan “ ucap seohyun menatap kyuhyun.

“ Tidak ada yang kami sembunyikan, hyunnie “ seohyun menangkap gelagat aneh dari kyuhyun, dan ia semakin yakin bahwa kyuhyun sedang menyembunyikan sesuatu.

“ Jangan berbohong, oppa “

“ Tidak, hyunnie “ seohyun tetap tidak percaya. Ia yakin sekali bahwa kyuhyun sedang menyembunyikan sesuatu.

“ Ap..- “

KLEK

Seseorang membuka pintu ruang kerja kyuhyun tanpa permisi. Tidak. Bukan hanya satu orang melainkan dua orang. Seohyun menutup mulutnya kembali. Matanya melebar saat melihat siapa yang sedang berdiri didepan pintu ruangan kyuhyun. Kyuhyun hampir saja memarahi orang yang membuka ruangan kerjanya tanpa permisi. Tapi melihat ekspresi seohyun yang begitu kaget, segera saja ia mengedarkan pandangannya. Kyuhyun juga sama kagetnya dengan seohyun. dengan cepat seohyun mengangkat pantatnya dari sofa nyaman yang ia duduki sedari tadi.

“ A..A..Annyeonghaseyo “ ucap seohyun terbata. Seohyun membungkuk hormat. Wajah kyuhyun berubah menjadi wajah yang sangat sulit ditebak. Marah, takut keduanya menjadi satu. Keringat dingin semakin menyelimuti kulit kyuhyun.

“ Eom..ma “ ucap kyuhyun. Seohyun menatap kyuhyun dengan takut. Ia butuh kyuhyun untuk berada disampingnya sekarang. Seohyun meremas tangannya sendiri yang tiba-tiba terasa dingin seperti es. Kyuhyun dan seohyun sama-sama terdiam, sibuk dengan ketakutan yang kini menghampiri mereka.

“ Sampai kapan kalian akan begitu terus dengan kekagetan kalian. “ eomma kyuhyun mengelengkan kepalanya. “ Kalian tidak mempersilahkan kami masuk ? “ ucap eomma kyuhyun. Seohyun dengan cepat menyadarkan lamuannya.

“ Silahkan duduk eomonim “ seohyun mempersilahkan ibu mertuanya untuk duduk. ‘ Yeoja tadi ‘ batin seohyun ketika melihat yeoja itu berdiri dibelakang. Perasaan seohyun semakin tidak enak. Eomma kyuhyun langsung duduk dimana tempat seohyun dari tadi duduk diikuti oleh yeoja yang mengikuti eomma kyuhyun.

“ Aku tidak akan berlama-lama lagi “ eomma kyuhyun menatap seohyun dengan tampang menjijikannya. Kaki seohyun semakin lemas rasanya, kyuhyun yang melihat ekspresi  istrinya langsung berdiri tepat disamping seohyun dan menggengam tangan seohyun dengan erat. Seohyun yang menyadari tangan kyuhyun menggengam tanganya dengan erat langsung membalasnya.

“ Mau apa kalian ? “ tanya kyuhyun dengan suara tajam miliknya.

“ Bisakah kau lebih sopan sedikit Cho Kyuhyun ?! “ Marah eomma kyuhyun melihat tingkah laku anaknya yang kurang sopan itu.

Kyuhyun tidak menghiraukannya. “ Mau apa kalian ?! “ tanya kyuhyun sekali lagi.

“ Baiklah — Eomma hanya ingin menagih janji dari perjanjian yang kau buat dulu “ kyuhyun menatap geram wanita paruh baya yang ada dihadapannya saat ini.

“ Bukankah sudah kubilang ?! Aku tidak akan  pernah menyetujuinya ! “

“ Mau tidak mau kau harus menyetujuinya kyuhyun-ah. Janji itu harus di tepati. Atau karna wanita murahan ini ? “ eomma kyuhyun menunjuk seohyun.

“ Dia mempunyai nama ! “ marah kyuhyun, ia merasakan emosinya sudah naik. Seohyun yang merasakan  perubahan dari genggaman tangan kyuhyun menjadi semakin erat. Seohyun menatap khawatir, ia membelai punggung  suaminya berharap amarah kyuhyun  meredah sedikit.

“ Aku tau dia mempunyai nama. Tapi dia itu wanita murahan “ seohyun menundukkan kepalanya. Mencoba menahan rasa sakit yang ditahannya. “ Bagaimana ? Kau mau menyetujuinya ? “ tanya eomma kyuhyun sekali lagi.

“ Tidak akan pernah ! “ eomma kyuhyun tersenyum sinis kearah kyuhyun.

“ Jangan terlalu cepat mengambil keputusan Cho Kyuhyun. Lagi pula jika kau tidak menyetujuinya, itu akan sangat beresiko. Apa dia sudah tau ? “ tunjuk eomma kyuhyun sekali lagi  kearah seohyun. Seohyun yang merasakan dirinya ditunjuk mengangkat kepalanya.

“ Ini tidak ada hubungannya dengan seohyun “ seohyun menatap bingung kearah  kyuhyun. Benar dugaannya, kyuhyun sedang menyembunyikan sesuatu darinya.

“ Tentu saja ada hubungannya kyuhyun sayang. Dia istrimu bukan ? Bukankah suami istri itu harus saling berbagi ? Atau perlu aku yang bicara langsung padanya ? “ tanya eomma kyuhyun.

“ Aku saja yang menjelaskan , ahjumma “ yeoja yang sedari tadi hanya diam dan mengikuti eomma kyuhyun akhirnya angkat bicara. Kyuhyun melotot kearah yeoja tadi. Yeoja itu tidak memperdulikan tatapan kyuhyun, ia malah menganggap kyuhyun tidak ada. Yeoja itu menatap seohyun dengan senyum manisnya, ada rasa tidak tega menghinggap dihatinya.

“ Kenalkan namaku Kang  Soo Hye“ ucap Soo Hye memperkenalkan dirinya. “ Aku adalah orang yang akan dijodohkan oleh kyuhyun “ mata seohyun terbelak, refleks dia melepaskan  tangan kyuhyun yang sedang menggengamnya. Menatap kyuhyun dengan pandangan yang sulit dipercaya. Kyuhyu menundukkan kepalanya.

“ Mwo ? Jodoh ? Kyuhyun oppa ? “ ucap seohyun tidak percaya. Eomma kyuhyun hanya tersenyum.

Soo Hye menggangguk, membenarkan perkataan seohyun. “ Orang tuaku dan Orang tua kyuhyun terlibat dalam bisnis saham yang sangat besar. Dan mereka melakukan perjanjian ini dari 7 bulan yang lalu, dan itu artinya aku dan kyuhyun oppa sudah sangat mengenal cukup lama. Yaah – walaupun tidak selama kalian menikah “ tubuh seohyun serasa lemas, apa lagi ini ? candaan macam apa lagi ini ?. “ Aku tau pasti kau akan menganggapku sebagai wanita pengganggu keluarga kalian. Tapi aku tidak mempermasalahkan itu sama sekali. Dan jika kyuhyun tidak meyetujuinya, mau tidak mau dia harus setuju. Karna ini adalah perjanjian yang di tanda tangani sendiri. “ ucap Soo Hye santai tanpa beban sekali pun.

“ Tapi dia suamiku ! “ ucap seohyun dengan berani. Nada bicaranya kali ini agak tegas dan keras. Kyuhyun menatap seohyun dengan tidak percaya. Ada rasa takjub dan senang menghampirinya. Baru saja eomma kyuhyun angkat bicara, Soohye menyelanya.

“ Aku tidak peduli kyuhyun itu suamimu atau siapa. Yang penting aku hanya mengingkan perjodohan ini tetap berjalan sesuai perjanjian yang telah dijanjikan. “

“ Apa kau mempunyai urat malu ? “ ucap seohyun berani. Soohye hanya tersenyum menanggapinya.

“ Bukankah sudah kubilang ? Aku tidak peduli. “ Soohye mengangkat kopi yang yang ada dihadapannya, menyeruputnya perlahan.

“ Tidak. Itu tidak akan kubiarkan terjadi ! “

“ Berusahalah sekuat yang kau bisa Cho Seo Joo Hyun “ Soo Hye meletakan kopi di atas meja, ia mengambil tas yang ada disampingya. “ Aku permisi dulu “ Ucap Soohye meninggalkan ruangan kerja milik kyuhyun disusul dengan eomma kyuhyun.

Seohyun terduduk lemas dilantai kantor milik kyuhyun seusai Soohye dan mertuanya keluar. Ia mengepal kuat tangannya. Kyuhyun datang menghampiri seohyun.

“ Jangan mendekatiku ! “ ucap seohyun keras. Kyuhyun menghentikan  langkah kakinya. Seohyun bangkit dari duduknya. Mengambil tas miliknya dan berjalan keluar tanpa permisi.  Kyuhyun mengejar seohyun dari belakang.

***

Sepanjang jalan hingga tiba dirumah. Tidak ada yang membuka pembicaraan diantara mereka. Hanya kesunyian dan suara ramai jalan yang terdengar.

Seohyun turun dari mobil dan membanting pintu mobil dengan sangat keras. Melepaskan sepatu yang ia kenakan, memutar knop pintu, berjalan dengan cepat memasuki rumah mereka. Kyuhyun juga ikut turun dengan terburu-buru.

Kyuhyun memegang bahu seohyun, langsung sajaditepis kasar oleh seohyun. “ Dengarkan aku dulu, hyunnie “ mohon kyuhyun.

“ Aku sudah mendengarnya tadi “ seohyun berjalan menuju kamar mereka, namun tangan kyuhyun menahannya. Kembali dihempaskan oleh seohyun.

“ Tapi aku ingin kau mendengar semuanya dari mulutku sendiri “ seohyun menatap kyuhyun dengan sangat marah.

“ Tidak perlu lagi ! Aku tidak butuh “ seohyun berusaha masuk kamar namun ditahan lagi oleh kyuhyun. “ Lepaskan !! “ seohyun menepis (kembali) tangan kyuhyun yang mencengkram bahunya. Menatap nanar kearah kyuhyun, menuntut untuk tidak menganggunya saat ini.

“ Aku mohon dengarkan penjelasan ku dulu, hyunnie “ ucap kyuhyun memelas matanya sudah terlihat berair. Ia tahu ini memang kesalahannya. Namun rasa marah seohyun lebih besar dari pada rasa iba saat melihat kyuhyun.

Seohyun menarik nafas dalam, menghembuskannya kasar “ penjelasan apa lagi oppa ? Aku sudah mengetahuinya. Buat apa lagi kau jelaskan ? “ ucap seohyun lemah. Kyuhyun mencoba meraih tangan seohyun. “ jangan menyentuhku “ pintah seohyun, kini ia terduduk lemah di sofa, seolah tidak mempunyai oksigen untuk bernafas lagi.

“ Tapi kau belum mengetahui semuanya, hyunnie “ kyuhyun menatap seohyun. “ aku memang dijodohkan  dengannya “ kyuhyun menundukkan kepalanya. “ Awalnya aku tidak mengetahui tentang perjodohan ini. Aku dan ayahnya memang dekat, dan  saat itu perusahaanku mengalami krisis yang sangat berat. Ayahnya memberiku pinjaman uang yang sangat banyak untuk menyelamatkan perusahaanku yang sudah kubangun dari dulu dan  ia memberiku satu penawaran tertulis tanpa kubaca sedikitpun. “ kyuhyun menarik nafasnya, melirik kearah seohyun yang matanya sudah terlihat berair. Ada rasa bersalah menyelimuti dirinya. “ 2 bulan setelah itu, tiba-tiba eomma datang membawa kertas yang telah ku tanda tangan itu. aku sangat terkejut ketika melihat isinya, eomma bilang itu tidak bisa dibatalkan lagi. Jika aku membatalkannya maka aku harus siap kehilangan semua yang telah kita bangun selama ini. Dan yang lebih menyakitkan ternyata memang eomma sudah merencanakan ini dari awal “ seohyun menatap kyuhyun tajam. Amarahnya belum reda juga, ia sama sekali tidak merasa simpati dengan cerita kyuhyun.

“ Jadi kau membohongiku selama ini ? Ini alasannya kemarin kau menyuruhku untuk bertemu eommonim ? “ seohyun menutup mata berharap ini semua tidak nyata. Berharap ini adalah lelucon yang dibuat oleh kyuhyun. Berharap ini semua adalah halusinasi.

“ Aku tidak bermaksud untuk membohongimu, hyunnie. Aku hanya mencari waktu yang tepat “ ucap kyuhyun membela dirinya.

“ Aku ingin sendiri dulu “ seohyun bangkit dari kursi berjalan menuju kamar. (lagi) tangan kyuhyun menahannya.

“ Tidak, hyunnie. Kau tidak boleh memikirkan ini sendirian ” seohyun mengabaikan perkataan kyuhyun. Dengan cepat ia memasuki kamar dan menguncinya.

Ia merasakan kepalanya berdenyut dengan hebat hingga membuatnya terperosot jatuh kelantai.

Kejadian hari ini benar-benar membuatnya tidak bisa berpikir dengan jernih. Bagaimana mungkin eomma kyuhyun menjodohkan anaknya sendiri dengan wanita lain sedangkan anaknya itu sudah mempunyai istri ? kenapa jalan hidupnya seperti drama yang diatur oleh sutradara ? Kenapa eomma kyuhyun begitu ingin memisahkan dirinya dengan kyuhyun ? Apa salahnya ?

Seohyun mencoba bangkit namun denyut dikepalanya semakin membuatnya tidak bisa berdiri. Ia mencoba mengatur nafas perlahan.

“ Hyunnie-ah “ seohyun melihat prihatin kearah pintu. bukan pintunya melainkan sesosok pria yang sedang berdiri dibalik pintu itu. “ Hyunnie-ah. Buka pintunya “ ucap kyuhyun lemas. Seohyun menggelengkan kepalanya. Tidak. Kali ini ia tidak boleh terpengaruh. Dengan sisa tenaga yang ada seohyun beranjak menuju tempat tidur. Memejamkan matanya sejenak.

***

“ Kau harus bisa menerima takdirmu “

 

“ Tidak ! Dia hanya milikku “

 

“ Biarkan waktu yang menjawab semuanya “

 

“ Seohyun.. Seohyun.. Seohyun “

 

“ Aku hanya mencintaimu “

 

“ Aku kenapa ?! “

 

“ Berikan obat penenang ! “

 

 

“ TIDAAAAAAKKKK “ kyuhyun terlonjak kaget mendengar suara jerit seohyun langsung saja ia berlari kearah kamar milik mereka.

“ Hyunnie-ah, waeyo ? “ panik kyuhyun menggedor kamar milik mereka. Nihil. Dengan sisa tenaga yang ada kyuhyun mendobrak pintu hingga tubuhnya terpental. Ia tidak peduli dengan tubuhnya. Ia segera menghampiri seohyun yang sedang memegang kepalanya dengan kuat.

“ Hyunnie-ah, waeyo, jagi ? “ kyuhyun memegang pergelangan tangan seohyun. seohyun menggelengkan kepalanya. Merapatkan tubuhnya.

“ Tidak.tidak. “ seohyun menggeleng kuat. Mimpi buruk itu terjadi lagi. Kyuhyun menjadi panik sendiri melihat istrinya yang seperti ini.

“ Hyunnie-ah. Wayeo ? “ tanya kyuhyun sekali lagi. Seohyun mendongak kearah kyuhyun, ia memeluk tubuh kyuhyun dengan erat. Kyuhyun kaget melihat tingkah seohyun. “ Waeyo ? “

“ Jangan pernah meninggalkanku “ isak seohyun. Tidak tahu apa yan sedang ada dipikirannya saat ini. ia hanya takut jika mimpinya itu menjadi kenyataan. Ia tidak mau itu terjadi. kyuhyun menatap seohyun dengan sedih, ia yakin bahwa seohyun sedang memikirkan masalah ini sehingga membuatnya bermimpi buruk.

“ Sudah kubilang, jangan memikirkan ini sendirian. Kau harus berbagi pemikiran denganku hyunnie, jangan menyimpannya sendirian “ ucap kyuhyun lembut membelai rambut panjang seohyun.

“ Berjanjilah kau tidak akan meninggalkanku “ seohyun melepas pelukannya, menatap nanar kearah kyuhyun. Segera saja kyuhyun menarik seohyun dalam pelukannya.

“ Itu tidak ada dalam kamus kehidupanku, hyunnie. Sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkanmu hingga kau sendiri yang akan mengucapkannya “

“ Berjanjilah “ kyuhyun mengangguk. Ia mengangkat jari kelingking miliknya, menyatukan dengan jari kelingking milik istrinya sebagai janji yang telah mereka buat.

***

Kyuhyun memeluk seohyun dari belakang, mengelus pelan kepala milik seohyun. Sekarang seohyun sudah tidur dalam pelukannya.

Ting tong ..

Suara bel menghentikan semua gerakannya, dengan hati-hati ia melepaskan diri dari seohyun yang sedang memeluknya.

Kyuhyun menuruni tempat tidur dengan hati-hati, ia takut goyangan yang ia timbulkan bisa membangunkan seohyun.

Kyuhyun berjalan membuka pintu. Alangkah terkejutnya mengetahui siapa sepasang suami istri yang sedang berdiri didepan rumahnya.

Kyuhyun mengerjapkan matanya berkali-kali. “ Jonghyun.. -“ belum selesai kyuhyun melanjutkan kalimatnya, mereka semua sudah langsung memasuki rumah kyuhyun tanpa permisi.

“ Yaakk ! siapa yang menyuruh kalian masuk ?. Aiisshh – tidak sopan sekali “ gerutu kyuhyun.

***

Kyuhyun menatap mereka satu persatu. Ada rasa tidak percaya jika mereka datang. Seperti anak ayam yang masuk dalam kandang.

“ Yaa oppa.. tidak usah melihat kami seperti itu. Jonghyun oppa mau minum ? “ ujar yeoja berwajah childish yang sempat meruntuhkan pertahanan kyuhyun . Kyuhyun pernah mencintai gadis ini tapi semua sirna begitu saja ketika ia bertemu dengan seohyun.

Gadis itu berjalan menuju kulkas milik kyuhyun, membuka seenaknya. Mengambil minuman untuk dirinya dan suaminya.

“ Yaa Han Ni Chan – siapa yang menyuruhmu mengambil minumanku, huh ? “ Nichan menatap kyuhyun, membuka kaleng minumannya, meneguknya dengan santai.

“ Aku haus “ ucap Nichan santai. Nichan mengedarkan pandangannya, matanya indahnya menjelajahi seluruh rumah kyuhyun. “ Tidak ada yang berubah. Mana seohyun eonnie ? “ tanya Nichan.

“ Dia ada didalam kamar “ Nichan hanya mengangguk.

“ Aku tidur dimana nanti ? “ tanya Nichan kembali. Kyuhyun menaikan alisnya.

“ Memangnya siapa yang menyuruhmu tidur disini ? “

“ Yaa kyuhyun – kau tidak kasihan padaku ? Aku datang jauh-jauh dari paris ke sini hanya karna merindukan kalian semua “ ucap Nichan berpura-pura kesal.

Kyuhyun tertawa geli melihatnya, ingin rasanya mencubit pipi Adik iparnya ini. “ Haha.. Kau tidur di lantai bawah saja “

“ Baiklah “ Nichan beranjak dari duduknya. “ Kau tidak mengangkat koper milikku ? “ tanya Nichan menggoda kyuhyun.

“ Kau pikir aku pembantumu ? Suruh suamimu saja “ ucap kyuhyun kesal. Lama-lama ia bisa kena darah tinggi jika berbicara dengan Nichan. “ Yaa Jonghyun-ah. Istrimu ini tidak sopan sekali. Angkat kopernya sana “ suruh kyuhyun.

Nichan tertawa keras melihat kyuhyun. Kyuhyun memang sangat kesal jika disuruh-suruh, kecuali seohyun tentunya.

Nichan berjalan dengan jonghyun menuju kamar yang ditunjukkan oleh kyuhyun.

Kyuhyun hanya melongo melihat sikap pasangan aneh itu. “ Dasar. Kalian pikir rumahku ini penginapan ? Datang dan tidur seenaknya disini. tsk – “

***

Seohyun terbangun pagi sekali. Ia beranjak menuju dapur, membuatkan sarapan untuk suaminya.

Memotong kecil daun sup, memasukannya kedalam air mendidih. Memotong kentang, wortel, dan kol. Memasukan semuanya menjadi satu, menaruh garam. Mencicipinya sedikit. Pas. Batinnya.

“ Pagi eonnie “ Nichan berjalan dengan mata yang masih tertutup. Seohyun melongo melihatnya, mengucek matanya sekali lagi. Memastikan penglihatannya sekali lagi.

Nichan menuangkan air minum, meneguknya. “ Kau kenapa, eonnie ? “ tanya Nichan bingung melihat eonnienya.

“ Ini kau Nichan ? Han Ni Chan ? “ tanya balik seohyun. Tidak mungkin Nichan yang berada diparis sekarang sudah berada didepan matanya.

“ Ani. Ini aku arwahnya “ cibir Nichan berjalan kembali menuju kamarnya “ Oh iya, jangan lupa masak yang banyak eonnie. Jangan untuk suamimu saja “

***

“ Yaa Nichan-ah, Jonghyun Oppa.. kapan kalian balik kesini ? “ tanya seohyun.

“ Kemarin malam, Hyunnie. Tidak perlu kaget begitu “ jawab Jonghyun.

“ Tentu saja aku kaget. Kalian datang tiba-tiba tanpa pemberitahuan dariku. “ kesal seohyun.

“ Isshh – kalian takut kami akan menganggu percintaan kalian kan ? “ seohyun langsung mengetok kepala Nichan. “ Apoo. Jonghyun oppa “  ucap Nichan mengadu pada jonghyun.

“ Cih.. manja sekali kau “ cibir kyuhyun.

“ Yee.. diakan suamiku “ Nichan memanyunkan bibirnya. “ Eonnie .. “ Nichan memajukan kepalanya, melihat wajah seohyun dengan teliti. “ Matamu bengkak ? Waeyo ? Habis menangis ? “ tanya Nichan, seohyun langsung mengusap kasar matanya.

“ Anio.. mataku memang sudah bengkak selama 2 hari ini “ ucap seohyun berbohong. Kyuhyun melihat kearah seohyun. Baru ia sadari setelah Nichan mengatakan.

Nichan tidak percaya. Ia benar-benar mengetahui sifat eonnienya ini. ia tau seohyun sedang berbohong. “ Sejak kapan kau pandai berbohong eonnie ? “

“ Jangan sok tahu “ lama-lama seohyun kesal melihat tingkah sok dewasa nichan. Padahal nichan itu lebih muda darinya. Walau ia tau memang sifat Nichan seperti itu. tapi tetap saja ia merasa kesal, nichan menganggapnya seolah ia yang lebih tua darinya -_- . “ Lalu apa tujuanmu datang ke korea ? “ tanya seohyun.

“ Aku ada urusan di sini. Mungkin kami menumpang nginap selama 3 bulan saja. “ ucap Nichan tanpa dosa.

“ Yayaya ! kenapa kalian tidak sewa rumah saja ? Isshh ..- “ ucapan kyuhyun terpotong ketika seohyun mencubit pinggangnya. Kyuhyun menatap kesal pada seohyun karna telah memberhetikan ucapannya.

“ Ya pabo ! itu sangat memboroskan uang. Pelit sekali “ sindir nichan. Kyuhyun makin kesal melihatnya. Nichan menjulurkan lidahnya “ Oh ya eonnie , sebentar aku dan Jonghyun oppa ingin ke agensi majalah Vogue . Kau ingin ikut ? siapa tau mereka bisa mengontrakmu juga “ ucap nichan menawarkannya pada seohyun.

Seohyun menole kearah kyuhyun. Kyuhyun menggelengkan kepalanya . “ Tidak. Aku tidak mengizinkannya. Aku tidak ingin seohyun berkerja sebagai model lagi. Ia sudah berhenti “ seohyun tertunduk lesu.

Nichan membulatkan matanya “ Mwoya ? Yakk kyuhyun-ah ! kenapa kau tega sekali ?!! Aisshh – “ Nichan menarik rambut kyuhyun. Jonghyun hanya tertawa melihat tingkah isrtinya yang menarik rambut kyuhyun.

“ Yak ! kau dan eonniemu sama saja ! selalu menarik rambut orang !. “ kyuhyun mengusap-usap kepalanya . “ Rambutku bisa rontok kalau begini “ gerutu kyuhyun. “ Jonghyun-ah. Apa kau betah hidup dengan wanita gila ini ? “ ucap kyuhyun menunjuk Nichan.

“ Apa kau bilang ?! “ geram Nichan. Jonghyun hanya mampu tertawa melihatnya. Sedangkan seohyun tersenyum melihat kyuhyun disiksa oleh Nichan.

“ Nenek sihir “ Nichan mendelik tajam mendengar ucapan kyuhyun, siap-siap nichan ingin menarik rambut kyuhyun, namun, Jonghyun sudah menahannya.

“ Sudah.. sudah. Kasihan hyung “ ucap jonghyun menahan pergelangan tangan nichan. Nichan kembali duduk di samping jonghyun.

“ Habis dia keterlaluan sekali. “

“ Ya – seohyun saja tidak mempermasalahkannya. Kenapa kau yang marah -_- “

“ Tentu saja aku marah ! Itu kan impiannya eonnieku sejak dulu. Kenapa kau seenaknya saja ? dan lebih bodohnya lagi, kenapa eonnieku bisa sangat menuruti dirimu ? “ Nichan menoleh kearah seohyun “ kau setuju begitu saja eonnie ? “ tanya Nichan pada seohyun.

“ Seohyun begitu mencintaiku. Makanya dia mengikuti semua kemauanku. Lagi pula seorang istri itu tidak cocok berkerja. Mereka lebih baik diam di rumah menunggu suami mereka pulang, dari pada harus berkerja dan di lihat oleh lelaki lain “

“ Alasan macam apa itu ? bilang saja kau memang tidak menyukai …- “

Ting Tong ..

Perkataan Nichan terpotong dengan suara bel yang berbunyi. Seohyun beranjak dari duduk dan menuju pintu.

“ Oh ne.. gamshamnida “ ucap seohyun. ia kembali berjalan menuju ruang keluarga dengan membawa sebuah kotak kecil di tangannya.

“ Siapa eonnie ? “ tanya Nichan.

“ Kiriman “ ucap seohyun singkat.

“ Dari siapa ? “ seohyun mengangkat kedua bahunya. Secara perlahan ia membuka kotak kecil yang ada di tangannya. Mereka semua menyaksikan gerakan tangan seohyun yang sedang membuka kotak, layaknya seseorang yang menunggu undian berhadiah.

Seohyun terdiam membaca tulisan yang ada di hadapannya saat ini. tidak lama kemudian butiran bening menjatuhi pipinya. Semuanya jadi bingung melihat seohyun yang tiba-tiba menangis.

Seketika kemudian kertas itu jatuh dari genggaman tangan seohyun. Dengan cepat dan penuh rasa penasaran, Nichan mengambil kertas itu dan membacanya.

“ ige mwoya ? “ Nichan mengerjapkan matanya berkali-kali. Memastikan matanya tidak salah membaca. “ Kyuhyun-ah ..- “ Nichan menolehkan kepalanya kearah kyuhyun.

“ Apa sih ? “ Jonghyun mengambil kertas yang ada di tangan istrinya. Jonghyun membelakkan matanya. Sedetik kemudian ia juga menolehkan kepalanya kearah kyuhyun.

“ Hyung.. ini apa ? “ tanya jonghyun menyerahkan kertas yang ada di tangannya pada kyuhyun.

“ Apa ? “ kyuhyun menerima kertas dari jonghyun. Membacanya dengan teliti. “ MWOO ? “ kyuhyun membelakkan matanya. Membacanya sekali lagi. “ Apa-apaan ini ?!!! “ marah kyuhyun meremas kertas yang ada di tangannya dan melemparkannya ke sembarang tempat.

Kyuhyun menatap seohyun yang sedang menangis. Ia duduk di sebelah istrinya. Mencoba memeluk istrinya. “ Bisakah kau menjelaskan padaku apa maksud dari kertas itu ? “ seohyun menatap nanar kyuhyun.

Nichan dan Jonghyun hanya bisa diam. Karna mereka tidak tau masalah sebenarnya.

“ Aku tidak tau soal itu hyunnie. Sungguh “ ucap kyuhyun menyakinkan seohyun.

TBC

 

 

 

Annyeong readers-nim

Hehe .. kalian marah ya ?

Maaf yaa T_T

Aku benar-benar minta maaf 😦

Soalnya aku belum dapat ide buat nglanjutin nih FF -__-

Dan soal untuk panjang dan pendeknya aku juga minta maaf

Karna aku benar-benar ga bisa bikin yang panjang2 -.-

Aku stress sendiri lihatnya -_-v

 

 

Untuk kelanjutannya aku juga ga tau kapan , maaf yaa

Aku harap kalian semua masih mau menunggu FF ini 🙂

 

 

Dan untuk kelanjutan FF INP kayak ga akan aku teruskan deh

Kayaknya banyak yang kurang suka ya ? apa lagi FF aku yang Bubble soap -_-

 

 

 

Makasih 🙂

Categories: family, Han Ni Chan, Kim Jonghyun, romantic, sad, SEOKYU, SNSD, SUPER GENERATION, SUPER JUNIOR | Tag: , , , , , | 43 Komentar

FF NICHAN – JONGHYUN | BUBBLE SOAP [1/ END (?) ]

Bubble Soap

 

Author  :

  •  Han Ni Chan

 

Main Cast        :

  • Kim Jonghyun
  • Han Ni Chan
  • T.O.P

 

Other Cast        :

  • Lee Donghae
  • Jung Jessica
  • Seo Joo Hyun
  • Cho Kyuhyun

 

 

Length             :

  • Chapter.

 

Genre   :

  • Romance
  • Sad

 

Silahkan mendengarkan lagu yang kalian anggap itu sedih ^^ biar feelnya terasa

 

***

Seorang gadis mungil terlihat sedang menyisir rambut panjang miliknya, menatanya dengan rapi. Ia memoleskan sedikit bedak diwajahnya. Melihat sekali lagi penampilan dirinya di dalam cermin. Rapi batinnya.

Segera saja ia menuruni tangga dengan hati-hati. Ia melihat sepasang paruh baya sedang menunggunya. Ia menatap bingung. Ada apa ? batinnya

Ia duduk didepan ahjussi dan ahjumma. “ Ada apa ? “ tanyanya. Ahjussi dan ahjumma saling menatap dan membuatnya bertambah bingung.

“ Ada yang ingin ahjumma dan ahjussi tunjukan padamu, Nichan “ ucap ahjussi pada keponakannya. Nichan menaikan kedua alisnya.

“ Apa itu ? “ tanya nichan. Paman Lee beranjak dari duduk dan menuju VCD player. Mengambil kaset dan memasukannya kedalam VCD player. Paman Kim kembali duduk. Nichan hanya diam melihat apa yang diputar oleh pamannya itu.

Mata hitam miliknya menatap lekat layar televisi yang sedang menampilkan wajah seorang wanita dan seorang pria yang sedang melambaikan tangan kearahnya. Wanita dan seorang pria yang sangat ia rindukan. “ Eomma.. Appa “ ucapnya pelan. Tanpa terasa air matanya turun membasahi kedua pipinya. Paman dan Bibi Lee hanya mampu mengelus lembut punggung keponakannya.

“ Annyeonghaseyo anakku sayang “ ucap sang eomma melambaikan tangan kearah anaknya. Sang appa pun ikut melambaikan tangannya. Membuat Nichan tertawa kecil “ Mungkin kau baru saja melihat video kami berdua setelah kami meninggal. Meninggal ? entahlah. Hanya saja eomma dan appamu merasa hidup kami tidak akan lama lagi. Tapi benarkan perkataan eomma? “ air mata Nichan kembali menetes. Ia mengangguk membenarkan perkataan eommanya. “ Maafkan kami yang telah meninggalkanmu, sayang. Tapi ini adalah takdir appa dan eommamu. Kau harus bisa menerimanya, sayang. Walaupun appa dan eomma sudah tidak ada lagi disampingmu tapi kau harus bisa menjadi seorang wanita yang kuat. Jangan terus menangisi kami berdua. Karna kami tidak mungkin bisa menemanimu terus-terusan. Ada waktunya manusia kembali kealam yang sebenarnya. Maafkan kami “ nichan melihat ekspresi wajah sedih eommanya. Membuatnya semakin sakit. Ia menundukan kepalanya, menutup mulutnya. Menahan isakan tangis yang semakin besar. Bibi lee juga ikut meneteskan air mata, bibi lee memeluk keponakannya. Ia bisa merasakan kepedihan yang dirasakan keponakannya. Ia tahu selama ini nichan menyembunyikan kesedihan saat merindukan appa dan eommanya.

“ Nichan-ah “ nichan menangkat wajahnya saat eomma memanggilnya dibalik layar televisi. “ Kau menyayangi eomma dan appamu bukan ? “ Nichan mengangguk. “ Tentu saja “ ia tersenyum. “Bisakah kau mengabulkan permintaan appa dan eommamu untuk yang terakhir kalinya ini, sayang ? “ Nichan menghapus air matanya. Lagi-lagi ia hanya mengangguk.  “ Maukah kau menerima perjodohan yang telah appa dan eomma buat, sayang ? “ Nichan mengalihakan pandangannya menatap Ahjussi dan Ahjummanya. Paman lee mengangkat bahunya membuat Nichan kembali menatap layar televisi yang dihadapannya. “ Appa dan eomma membuat perjanjian ini dengan sahabat baik eomma. Maukah kau menerimanya sayang ? eomma yakin dia adalah pria yang bisa menjaga dan melindungimu “ ucap sang eomma tersenyum membuat nichan juga ikut tersenyum lebar.

“ Nichan-ah. “ panggil sang appa. Nichan menatap lembut sang ayah. ” Kau mau menerimanya kan, sayang ? “ nichan tersenyum tulus menanggapi perkataan ayahnya. “ Tapi jika dia menyakitimu laporkan saja pada Paman dam Bibimu. Mereka pasti akan menghajarnya. Hahaha…” nichan tertawa melihat tingkah konyol ayahnya. Paman dan Bibi Lee juga ikut tertawa.

“ Kami berharap dia bisa membahagiakanmu, sayang. Kami mencintaimu Han Ni Chan “ ucap appa dan eomma nichan pada nichan. Nichan tersenyum bahagia melihatnya. Walaupun appa dan eomma tidak berada lagi disisinya, tapi jiwa raga mereka selalu dihatinya.

“ Bagaimana, sayang ? “ tanya bibi lee hati-hati.

“ Aku menerimanya, ahjumma. Itu adalah pilihan appa dan eomma “ ucap Nichan tersenyum membuat Paman dan bibi lee bernafas lega. Paman dan bibi lee mengira Nichan akan menolaknya, ternyata mereka salah menduga.

“ Besok kita akan mengantarmu, sayang. Ibu mertua dan ayah mertuamu sangat ingin bertemu dengan calon menantu mereka. “ goda paman lee.

Nichan mencubit kecil pinggang paman lee “ Ahjussi ! “ Paman lee hanya tertawa geli.

Nichan mengambil ponsel miliknya dan mengirim pesan pada seseorang. Paman lee menatap nichan. “ Mau kemana malam-malam begini ? “ tanya paman lee melihat nichan mengambil mantel miliknya.

“ Ingin menyelesaikan satu masalah dulu, ahjussi “ paman lee mengangguk mengerti perkataan nichan.

“ Hati-hati sayang “ ucap bibi lee.

***

Nichan mengosok-gosokkan kedua tangannya. Mengurangi rasa dingin yang menjalar ditubuhnya. Menunggu seseorang yang tak kunjung datang juga. Walau ia membenci menunggu tapi ia harus melakukannya. Ada yang harus ia bicarakan.

Nichan merasakan seseorang memeluknya dari belakang. Ia tersenyum, akhirnya orang yang ia tunggu-tunggu datang juga.

“ Oppa.. kau datang lama sekali “ nichan mengecutkan bibirnya. Membuat pria yang ada dihadapan menarik hidungnya. Membuat Nichan semakin kesal. Tapi pria dihadapannya hanya tertawa melihat gadisnya.

“ Kau sedang menungguku, Baby Chan ? “ goda sang pria. Ia tau gadis dihadapannya ini sedang kesal karna menunggunya. Hal yang paling dibenci oleh kekasihnya ini.

“ Tidak. Aku tidak menunggumu. Aku sedang menunggu Choi Seung Hyun. T.O.P  Kekasihku “

“ Oh.. kalau gitu aku pulang saja “ ucap T.O.P melangkahkan kakinya. Nichan menarik jaket T.O.P  membuat T.O.P memberhentikan langkah kakinya.

“ Aisshh – pabo ! tentu saja aku menunggumu “ marah Nichan refleks memukul pelan kepala milik kekasihnya. T.O.P meringis kesakitan melihat kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya.

“ Appoo “ ucap T.O.P berpura-pura kesakitan. Nichan tidak memperdulikannya, ia berjalan meninggalkan T.O.P yang sedang meringis kesakitan. “ Dasar kekasih yang tidak mempunyai hati “ cibir T.O.P. Nichan membalikan badannya, menatap tajam kearah T.O.P.

“ Apa kau bilang ? “ tanya Nichan membuat T.O.P membentuk huruf V.

***

Nichan menyantap chesee cake yang dipesankan oleh T.O.P. Sesekali menyuapi kekasihnya. “ Oppa, aku ingin es krim rasa vanila “ pintah Nichan yang langsung mendapat gelengan kepala dari T.O.P.

“ Tidak. Ini musim dingin. Nanti kau sakit “

“ Oppa.. “ Nichan mengeluarkan puppy eyesnya. Berharap kekasihnya mau membelikannya es krim. T.O.P mengendus kesal.

“ Tapi hanya sedikit saja, arraseo ? “ Nichan mengangguk cepat. Dengan malas T.O.P berdiri menuju tempat pembelian es krim.

Nichan menatap sedih kearah kekasihnya. Kekasih yang selama ini sudah 3 tahun bersama dirinya. Bagaimana caranya ia memberi tahu pada kekasihnya itu ? Ia takut akan menyakit hati pria yang dicintainya itu. Tanpa terasa air mata Nichan tidak dapat dibendungnya lagi. Air matanya mengalir begitu saja. Mengalir tanpa melihat situasi.

Nichan mengusap kasar air matanya. Kekasihnya akan marah apa bila melihat dirinya menangis. Hal yang paling dibenci oleh kekasihnya itu.

Mendengar suara derap langkah kaki mendekat. Nichan dengan cepat menghapus kembali air matanya.

“ Ini “ T.O.P menyerahkan es krim vanila kesukaan kekasihnya itu.

“ Kenapa sedikit sekali ? “ gerutu Nichan melihat porsi es krim yang diberikan kekasihnya itu. T.O.P hanya diam menatap dalam mata Nichan.

“ Kau habis menangis ? “ Nichan menghentikan gerakan tangannya yang sedang menyendok es krim kedalam mulutnya. Tak berani menatap kekasihnya.

“ Kau habis menangis ? “ tanya T.O.P sekali lagi. Nichan menggelengkan kepalanya. “ Tatap aku “ Nichan kembali menggeleng tidak berani menatap T.O.P.

Itu akan membuat hatinya semakin sakit jika menatap T.O.P yang sedang menatap khawatir padanya. Bagaimana caranya ia akan mengatakan ingin mengakhir semuanya malam ini ?

Nichan kembali meneteskan air matanya membuat T.O.P kaget.

“ Nichan-ah waeyo ? katakan padaku, siapa yang menyakitimu ? “ T.O.P duduk disamping kekasihnya. Merengkuh kekasihnya dalam pelukan hangatnya. Nichan membalas pelukan hangat kekasihnya, menangis dibahu kekasihnya.

“ Jangan terlalu baik padaku, oppa. Itu akan membuatku sangat sakit “ T.O.P menatap bingung kekasihnya.

“ Apa maksudnya ? “

“ Lepaskan aku “ T.O.P melepaskan pelukannya. Menuruti perkataan kekasihnya.

“ Aku ingin kita berpisah oppa “ ucap Nichan dengan nada serius.

T.O.P membuka lebar matanya setelah mendengar kata terkutuk keluar dari bibir kekasihnya. “ Jangan main-main dengan kata perpisahan , Nichan-ah. Aku benar-benar membencinya “ ucap T.O.P marah.

Nichan kembali menggelengkan kepalanya. “ Aku serius, oppa. “ T.O.P menatap khawatir kearah kekasihnya.

“ Jangan bercanda Nichan “ T.O.P tertawa paksa, berharap kekasihnya juga ikut tertawa dan mengatakan bahwa ini semua adalah sandiwara yang telah direncanakan. Nihil. kekasihnya tidak tertawa melainkan menatap serius kearahnya yang semakin membuatnya keringat dingin.

“ Aku benar-benar tidak bercanda, oppa “

“ Apa kau gila ?! “ marah T.O.P

“ miahae “ Nichan kembali menundukan kepalanya. Tidak berani menatap jika T.O.P sedang marah.

“ Berikan aku alasan yang tepat kenapa kau ingin berpisah dariku ! “ ucap T.O.P menggengam erat tangan kekasihnya.

“ Aku akan menikah dengan pria lain “ ucap Nichan pelan. Genggaman tangan T.O.P semakin melonggar. Ia menghempaskan tubuhnya dengan keras.

“ Jadi selama ini kau selingkuh dariku ? “ ucap T.O.P lemah. Ia merasakan seolah badannya tidak mempunyai tulang yang kuat berdiri kapan saja.

Segera saja nichan menepisnya dengan kasar, ia mengibaskan tangannya “ Tidak oppa. Tidak. Aku tidak pernah menghianatimu. Aku tidak pernah selingkuh darimu “

“ Lantas ? sekarang apa ? “

“ Appa dan eomma menjodohkanku dengan rekan bisnis mereka “ T.O.P menatap kaget kekasihnya.

“ menjodohkan ? ini bukan seperti jaman dulu, Nichan. Bagaimana mungkin itu bisa terjadi ? “

“ Ini adalah permintaan terakhir appa dan eomma “ ucap Nichan tertunduk lesu.

“ Lalu kau mengorbankan perasaanku ? “ T.O.P mengepalkan kuat kedua tangannya. “ Jangan egois, Nichan-ah. Kau hanya memikirkan dirimu sendiri. Memikirkan kebahagiaanmu sendiri. Kau tidak memikirkan perasaanku sama sekali. Kau menyetujuinya tanpa berunding denganku. 3 tahun itu bukan waktu yang singkat, Nichan. Aku juga menjalani hubungan ini bukan main-main seperti cinta monyet, Nichan-ah. Aku serius”

“ Bukan begitu, oppa. kumohon kau mengertilah. Aku tau kau serius padaku, tapi aku benar-benar tidak bisa oppa. ini adalah permintaan terakhir kedua orang tuaku. Kumohon mengertilah “ Nichan tau dirinya salah

“ Seharusnya aku yang bilang begitu, Nichan. Harusnya kau mengerti aku. Bagaimana mungkin aku bisa berpisah darimu ? Bagaimana mungkin aku bisa hidup tanpamu ? Bagaimana mungkin aku bisa bernafas tanpa kau disisiku ? Bagaimana bisa ?! Sedangkan kau adalah oksigenku. Kau sudah terlalu membuatku jatuh kedalam pelukanmu, Nichan. Dan sekarang ? kau memintaku untuk berpisah ? Tidak bertemu denganmu selama 1 jam saja sudah membuatku gelisah. Apa lagi untuk selamanya setelah kau menikah dengan pria itu ? Bagaimana itu bisa terjadi, Nichan-ah “ ucap T.O.P lemah.

“ Kau pasti bisa, oppa. Masih banyak gadis lain yang lebih baik dariku. Kau pasti bisa “

“ Tidak, Nichan. Aku hanya ingin dirimu. “

“ Oppa.. – “ Nichan tidak tau lagi harus bagaimana agar kekasihnya ini melepaskan dirinya. Walaupun sulit, tapi ia harus bisa. Bukan karna ia tega tapi ini adalah permintaan orang tuanya. Mungkin kalian akan bertanya-tanya kenapa aku begitu menurut pada orang tuaku.

Karna aku menyayanginya. Dulu aku begitu menjadi anak yang membangkang, saat mereka sudah meninggalkanku. Aku menyesal kenapa tidak memperlakukan mereka dengan baik dan saat itu aku berjanji. Jika mereka dihidupkan kembali, aku akan menuruti semua perkataan mereka. Walaupun itu memang mustahil tapi aku harus memegang janjiku.

“ Oppa.. jangan memaksaku “ T.O.P terdiam. Dia tau kekasihnya itu tidak bisa dipaksa lagi. Tapi apa dia bisa hidup tanpa Han Ni Chan disampingnya ? itu akan sangat menyakitkan. Semua hal tentang Nichan sudah tergabung dalam hidupnya. Semuanya.

“ Kapan kau akan menikah ? “

“ Aku tidak tahu. Tapi besok aku akan menemui calon suamiku “ T.O.P kembali mengepalkan kuat kedua tangannya. Ada rasa tidak suka saat Nichan menyebut calon suami.

“ Terserah padamu “ T.O.P beranjak dari duduknya. Nichan mengejar dan memeluknya dari belakang. Memeluknya dengan sangat erat.

“ Maafkan aku “ isak keras Nichan.  T.O.P membalikan badannya. Menghapus air mata kekasihnya.

“ Jangan menangis. Aku sangat membenci itu, Nichan “ bisik T.O.P membuat Nichan kembali menangis. “ Nichan-ah jangan menangis. Jebal “ sekuat tenaga Nichan menahan tangisnya. Tetap tidak bisa. Ia merasakn hatinya begitu sakit.

“ Temani aku bermain Bubble Soap “

***

Aksi kejar-kejar terjadi antara Nichan dan T.O.P.

Mereka saling meniupkan gelembung sabun ke wajah satu sama lain. Tertawa dengan sangat keras, seolah melupakan masalah yang kini menghampiri mereka.

 

 

T.O.P menangkap Nichan dari belakang memasukan Nichan kedalam pelukannya. Nichan tertawa lepas saat T.O.P menangkapnya. Berusaha melepaskan pelukan T.O.P. semakin T.O.P memeluknya dengan erat. Membuat Nichan berhenti tertawa.

“ Oppa . . “ ucap Nichan pelan.

“ Biarkan aku memelukmu sementara ini, Nichan-ah “ ucap T.O.P mencium puncak kepala kekasihnya. Bukan. Mantan kekasih lebih tepatnya. Melingkarkan kedua tangan di pinggang kekasihnya. T.O.P menaruh dagunya di atas bahu Nichan.  Mencium leher putih milik kekasihnya.

Nichan merasakan nafas T.O.P mengelitik permukaan kulit lehernya.

“ Nichan-ah “ T.O.P membalikan badan kekasihnya. Mata mereka bertemu satu sama lain. “ Bolehkah aku menciummu itu terakhir kalinya ? “ Nichan tersenyum lembut menanggapinya.

T.O.P mendekatkan wajahnya ke arah wajah kekasihnya. Merasakan helaan nafas satu sama lain. Bibir mereka bertemu membuat air mata Nichan kembali turun. T.O.P melumat bibir kekasihnya. Mengigit kecil membuat Nichan membuka mulutnya. Tanpa di sia-siakan T.O.P memasukan lidahnya, menjelajahi ruang mulut kekasihnya.

Nichan kehabisan nafas, berusaha melepaskan ciuman mereka. Namun T.O.P semakin menekan tengkuk Nichan dan memeperdalam ciuman mereka.

“ Op..pa stop ! “ Nichan mendorong kasar tubuh kekar kekasihnya membuat T.O.P menghentikan ciuman mereka.

“ Mianhae “ ucap T.O.P merasa bersalah.

“ Gwaenchana “ Ucap nichan tersenyum. Senyuman yang sangat disukai oleh kekasihnya. Senyuman yang tidak akan dilupakan oleh T.O.P seumur hidup.

“ Makasih sudah pernah menjadi bagian hidupku, oppa “ Nichan kembali memeluk kekasihnya. Memeluknya dengan sangat erat.

***

Sekarang sudah waktunya mereka berpisah. Sekarang mereka bukanlah lagi sepasang kekasih.  Sekarang Mereka merupakan bagian masa lalu yang akan teringat dalam memori mereka.

Kenangan-kenangan yang akan sulit mereka lupakan. Suka duka yang mereka lalui bersama. Itu akan mereka simpan dengan baik didalam memori mereka masing-masing. Walaupun tidak dapat bisa bersama seperti yang mereka harapankan. Tapi mereka bersyukur bisa mengenal satu sama lain. Bersyukur pernah menjadi bagian hidup sementara.

Yaah – walau tidak sesuai harapan mereka. Walau mereka tau mereka tidaklah berjodoh. Walau mereka tau bahwa mereka mempunyai jalan kehidupan masing-masing.

T.O.P hanya bisa memandangi punggung belakang mantan kekasihnya. Ia bisa melihat Nichan melaimbaikan tangan kearahnya yang untuk terakhir kalinya. Ia bisa melihat mata Nichan kembali berkaca-kaca. Ingin rasanya ia memeluk gadis itu. tapi yang dia lakukan hanyalah senyum paksa yang ia tampilkan dihadapan mantan kekasihnya itu.

T.O.P melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Kecepatan tinggi sebagai rasa yang tidak bisa di ekspresikan.

***

Nichan bisa melihat dari lantai atas. Ia bisa melihat raut wajah sedih mantan kekasihnya.

Ia kembali meneteskan air matanya. Isakannya semakin keras. Bahunya bergetar dengan hebat. “ Eomma.. Appa semoga ini memang pilihan yang tepat “ Nichan kembali menutup mulut agar suara tangis tidak kedengaran. “ Tapi rasanya sakit sekali melepasnya eomma.. appa. Dadaku sakit sekali “ Nichan menekan-nekan dadanya.

Tanpa nichan sadari ada sepasang mata menatap prihatin kepadanya. Ia menghampiri keponakannya  kesayangannya itu. memeluknya dengan erat.

Nichan mengalihkan pandanganya “ Ahjussi.. “ Nichan membalas pelukannya Pamannya. Menangis didalam pelukan paman yang ia sudah anggap sebagai ayahnya sendiri. “ Semuanya sudah berakhir, ahjussi. Aku menyakitinya “ Paman lee hanya mampu mengelus sayang punggung keponakannya.

“ Aku ini wanita yang jahat “ ucap nichan yang tidak bisa menghentikan tangisnya.

“ Tidak sayang. Kau bukanlah wanita yang jahat. Pilihanmu ini memang tepat “

***

Nichan tertidur dalam pelukan pamannya. Pamannya mengangkat tubuh mungil keponakannya, menarik selimut hingga dada keponakannya. Menghapus sisa – sisa air mata disudut mata keponakannya.

“ Dia sudah tertidur, jagi ? “ ucap seorang wanita paruh baya memasuki kamar Nichan.

“ Sudah “ Paman lee mengecup pelan pipi keponakannya. Bibi lee ikut duduk disamping tempat tidur. Mengelus pelan keponakannya.

“ Dia pasti merasa sakit sekali melepaskan Seung Hyun hanya untuk memenuhi permintaan Appa.. eommanya “ Bibi lee menatap nanar keponakannya.

“ Rasa sakit itu pasti akan menghilang dengan berjalannya waktu. Dan Pilihan orang tua adalah pilihan yang tepat untuk anaknya, jagi. “ ucap paman Lee menasehati istrinya.

“ Semoga saja “ Bibi Lee ikut mencium pipi keponakannya. Mematikan lampu kamar tidur Nichan, menutup pintu secara perlahan agar tidak membangunkan keponakannya itu.

TBC or END [?]

Hahaha. Di detik-detik ujian, lagi-lagi aku membuat FF baru XD

Kalian suka ga sama jalan ceritanya ?

Kali ini Couplenya bukan Haesica atau pun Seokyu

Melainkan T.O.P big bang – Nichan – Jonghyun Shinee

Tapi aku tidak begitu yakin komentar kalian akan sebanyak FF aku yang Seokyu dan Haesica -.-

Karna aku tau, kalian pasti akan tidak suka membaca cast lain selain couple kesukaan kalian sendiri.

 

 

Tapi please dong

 

Coment yaa Coment yaa ^^

Mau lanjut apa ga nih ? 🙂

Categories: Han Ni Chan, T.O.P | Tag: , | 8 Komentar

FF SEOKYU | NEVER LET YOU GO [3/?]

FF SEOKYU | NEVER LET YOU GO [3/?]

Author  :

  • GorJess Seomates ( SeokyuElfishy ) aka Han Ni Chan

 

Cast     :

  • Cho Kyuhyun
  • Seo Joo Hyun

 

OC       :

  • Han Ni Chan
  • Lee Donghae
  • Jung Jessica

 

Length             :

  • Chapter.

 

Genre   :

  • Romance
  • Friendship
  • Sad (?)

Seohyun berjalan ditengah kota seoul bersama changmin. Tadi changmin mengirim pesan padanya untuk menemaninya makan malam. Ia menerima ajakan changmin karna ia juga sedang kesepian di rumah. Aiden, jessica dan donghae sedang berkunjung ke rumah Ibunya jessica.

“ Kyuhyun tidak marah kau bertemu denganku ? “ changmin melirik kearah seohyun.

“ Tidak “ ucap seohyun berbohong. Padahal kyuhyun sangat marah jika seohyun bertemu dengan changmin. Changmin  hanya tersenyum menanggapinya.

“ Ayo kita makan “ changmin menarik tangan seohyun memasuki restauran jepang. Seohyun hanya mengikuti saja.

Changmin menarik kursi untuk seohyun. Seohyun agak risih dengan perlakuan changmin yang sepertinya mulai berlebihan. seohyun senyum berterima kasih pada changmin, ia mendudukan dirinya. Mengambil menu makanan yang ada di atas meja. Changmin memanggil pelayan.

“ Kau pesan apa, hyunnie ? Ahh.. aku tau, tidak usah kau sebutkan “ seohyun hanya tersenyum melihat changmin. Seohyun mengedarkan pandangnya, menatap keluar jendela. Melihat betapa banyaknya orang yang berlalu lalang, berbagai macam ekspresi.

“ Jangan melihat keluar terus. Makanlah ~ “ seohyun kembali menolehkan pandangannya ke arah changmin. Seohyun mengambil sumpit yang ada disebelah kanannya. Menyantap makanan yang telah changmin pesan untuknya.

***

Changmin mengantar seohyun sampai dirumah. Seohyun melepaskan sabuk pengamannya miliknya, changmin turun dari mobil membukakan pintu untuk seohyun. Seohyun hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah changmin. Seohyun turun dari mobil.

“ Gomawo sudah mengajakku makan malam, oppa “ seohyun membungkuk hormat pada changmin, changmin mengacak rambut seohyun.

“ seharusnya aku yang berterima kasih karena telah menemaniku makan malam “ changmin masuk kedalam mobilnya. “ Jika kau ada waktu luang, aku akan mengajakmu lagi “

“ Baiklah ~ “ changmin melajukan mobilnya.

***

Seohyun memutar knop pintu, melepas sepatu yang ia kenakan. Menyalakan lampu untuk menerangi rumahnya yang kelihatan gelap itu.

“ Bagaimana makan malamnya ? “ seohyun menghentikan langkah kakinya, suara ini. Kyuhyun. Menoleh kearah asal suara. Kyuhyun duduk di atas sofa, menatap seohyun dengan tatapan seperti ingin memakan seohyun.

Segera seohyun berjalan kearah kyuhyun. Seohyun mengambil bantal dan memukul kepala kyuhyun.

“ Yaakk ! “ seohyun memukul kepala kyuhyun berkali-kali.

“ Kenapa kau tidak menghubungiku seharian, huh ? “ seohyun duduk disamping kyuhyun. Kyuhyun tidak menjawab seohyun. kyuhyun terus menatap seohyun.

“ Mwoya ? “ seohyun merasa risih dengan tatapan kyuhyun.

“ Dari mana kau ?  “

“ Makan malam “ jawab seohyun singkat.

“ Sepertinya kau tidak mendengar apa yang kubilang “

“ Oppa, changmin hanya memintaku untuk menemaninya makan malam. Itu saja “

“ Ny.Cho, berhentilah membuatku cemburu. Kau hanya milikku. Berhentilah tersenyum didepan namja lain selain diriku. Senyummu itu hanya untukku. Semua yang ada didalam dirimu itu hanya untukku. Milikku seutuhnya “ kyuhyun mengelus lembut pipi istrinya. Seohyun tersenyum mendengar ucapan kyuhyun.

“ Bagaimana kalau aku tidak mau ? Bagaimana kalau aku sampai menyukai namja lain ? “ goda seohyun. Kyuhyun menurunkan tangannya dari pipi seohyun. Raut wajahnya berubah masam.

“ Aku akan membunuh orang yang telah membuatmu berpaling dariku “

“ Tapi kan aku yang menyukai namja itu. kenapa kau tidak membunuhku saja ? “

“ Karna, sampai kapan pun aku tidak akan menyakitimu. Apa lagi sampai membunuhmu “

“ Bagaimana kalau kau menghianatiku ? Bagaimana kalau kau berpaling pada yeoja lain ? “

“ Itu tidak akan terjadi. Karna hanya Seo Joo Hyun yang mampu mengalihkan duniaku “ seohyun mencubit kecil pipi kyuhyun.

“ Kau berlebihan sekali, oppa “ kyuhyun tertawa geli melihat rona merah di pipi seohyun. Ia menarik seohyun dalam pelukannya.

“ Aku benar-benar mencintaimu “ kyuhyun mencium puncak kepala istrinya. Seohyun mengalungkan kedua tangannya memeluk kyuhyun. Ia bersyukur tuhan memberikan  suami yang begitu mencintainya. Walaupun sifat kyuhyun yang begitu cemburu tapi  itulah yang  membuat seohyun semakin mencintai suaminya, karna kyuhyun telah  membuatnya seolah-olah ia adalah wanita satu-satunya di dunia ini.

***

Seohyun tidak bisa tidur. Masih ada yang perlu ia bicarakan pada kyuhyun. Tapi ia takut akan menggangu tidur kyuhyun.

“ Kau belum tidur, hyunnie ? “ kyuhyun bangun melihat keadaan seohyun yang sedang tidur membelakanginya. Seohyun berpura-pura menutup matanya. Kyuhyun mengelus pelan kepala seohyun.

“ Kau tidak bisa menipu ku “ seohyun membalikan badannya. “ apa yang menganggumu, huh ? “ tanya kyuhyun.

“ Apa ada yang sedang kau sembunyikan dariku ? “

“ Maksudnya ? “ bingung kyuhyun.

“ Setelah kau mengantarku bertemu dengan changmin. Malamnya kau pulang dalam keadaan mabuk berat. “ kyuhyun terdiam. “ Aku bingung melihat keadaanmu yang seperti itu. Itu seolah-olah bukan suamiku. “ seohyun menatap kyuhyun. “ Dan kau mengingau seperti ini ‘ Aku tidak mungkin meninggalkannya ‘. Aku berpikir kau sedang ada masalah “

Tidak. Bukan ini saja yang ingin seohyun ungkapkan. Masih ada lagi yang menjangal dihatinya. Tapi ia tidak tau apa itu.

“ Benarkah ? Bahkan aku hampir tidak mengingatnya “ ucap kyuhyun.

“ Entah mengapa aku merasa kau mulai berbeda, oppa “

“ Itu hanya perasaanmu saja, hyunnie “

***

“ Kau harus berpisah “

 

“ Tidak. Sampai kapan pun kau hanya milikku “

 

“ Jangan menyerah seohyun-ah “

 

“ Cukup kau mempercayaiku saja. Apa itu sulit ? “

 

 

Seohyun bangun dengan nafas yang tersengal-sengal. Keringat dingin membanjiri kedua pelipis matanya. Ia menyeka kedua keringat yang telah mengalir dari pelipis matanya.

“ Mimpi buruk. Tapi Apa itu ? “ seohyun menutup matanya, mengatur nafasnya yang telah memburu. “ Kyuhyun, aku dan.. siapa dia ? “ tanya seohyun pada dirinya sendiri. Ia merasa sangat mengenal wajah yang ada di dalam mimpinya itu. tapi ia tidak bisa mengingatnya. “ Ah sudah.. tidak penting. Lagipula itu hanya mimpi “ ucap seohyun menghilangkan rasa takut yang kini menjalar di tubuhnya.

“ BERHENTILAH MEMBAHAS ITU ! ISTRIKU CUMA SATU ! “ seohyun tersentak mendengar teriakan kyuhyun. Ia berjalan menuruni tempat tidur, membuka sedikit pintu. mengintip di sela-sela pintu, ia melihat kyuhyun membanting telephone seluler miliknya. Dahi seohyun berkerut, ada apa ? pikir seohyun. seohyun kembali berlari kearah tempat tidur setelah melihat kyuhyun berjalan kearah kamar mereka. Seohyun cepat-cepat menidurkan badannya, menarik selimut dan menutup matanya.

KLEK

Pintu kamar terbuka, seohyun yakin itu pasti kyuhyun. Seohyun merasakan  tempat tidur mereka bergoyang, sekarang ia juga merasakan bahwa tubuh kyuhyun sekarang sedang memeluknya. Mencium tengkuk seohyun. Kyuhyun mengelus pelan rambut istrinya. Seohyun berpura-pura membuka matanya secara perlahan.

“ Oppa “ seohyun mengucek kedua matanya. “ Apa aku telat bangun ? “ kyuhyun mengelengkan kepalanya.

“ Tidak sayang “ seohyun ingin turun dari tempat tidur, namun tangan kyuhyun menahannya.

“ Waeyo ? “ kyuhyun terdiam kemudian mengelengkan kepalanya.

“ Kau mau kemana ? “

“ Membuatkan sarapan untukmu “

“ Hari ini kau ada pemotretan ? “ tanya kyuhyun. Seohyun menaikan kedua alisnya.

“ Oppa.. apa kau terkena amnesia ? kau sudah mencabut kontrakan kerjaku ! “ kini seohyun semakin bingung. Kyuhyun  bukan tipe orang pelupa. Tapi sekarang ? kyuhyun menanyakan jadwal pemotretannya.

“ Ahh — .. kalau begitu kau bersiaplah. Kita akan kerumah eomma “ ucap kyuhyun menghentikan langkah kaki seohyun.

“ Eomonim ? “ ucap seohyun tidak percaya. Ia merasakan kakinya seperti es batu yang siap meleleh jika di biarkan terus. Tiba-tiba air mata merebes keluar dari pelupuk mata seohyun,  kakinya terasa lemas,ia terduduk lemah di atas tempat tidur. Kyuhyun datang menghampiri seohyun, memeluk seohyun.

Seohyun  menangis, isakannya semakin besar. Ingatan 2 tahun yang lalu kini berputar di kepalanya. Dimana ia dulu tersakiti oleh perkataan yang begitu menusuk di hatinya. Dimana ia merasa terhina. Dimana ia begitu di permalukan. Dan dimana ia begitu di rendahkan sebagai seorang wanita.

Eomma kyuhyun begitu membenci dirinya, karna ia menganggap dirinya adalah anak yang tidak begitu sepadan dengan keluarga mereka . Sangat menentang pernikahan mereka berdua. Walaupun mereka sudah menikah selama 3 tahun, hati ibu mertuanya itu belum luluh juga. Ia masih bersikeras untuk memisahkan kyuhyun dan seohyun.

” Wanita murahan ! “

 

“ Berhentilah mendekati anakku ! “

 

“ Cih – wanita sepertimu itu hanya menginginkan uang anakku !

Berapa yang kau inginkan ? “

 

 

Seohyun mengelengkan kepalanya. Ingatan ini kembali lagi. Seohyun memegang kepalanya, merapatkan semua badannya. Ia merasakan badannya bergetar dengan hebat.

“ Hyunnie-ah “ panggil kyuhyun. Seohyun menggelengkan kepalanya.

“ Tidak. Tidak. Kumohon oppa.. jangan memaksaku untuk bertemu dengan eomonim “ isak seohyun.

“ Hyunnie-ah “ kyuhyun menggangkat kepala seohyun. menghapus air mata yang membasahi wajah cantik istrinya. “ Berhentilah menangis. Kumohon “ seohyun memeluk kuat tubuh kyuhyun.

“ Jangan memaksaku. Aku belum siap oppa. aku belum siap. Aku takut “

“ Tapi kita tidak bisa begini terus hyunnie-ah “ seohyun meremas tangan kyuhyun. Menatap kyuhyun dengan pandangan  memohon.

“ Kumohon mengertilah. Jangan sekarang oppa “ seohyun mengerti maksud  kyuhyun. Ia tahu kyuhyun ingin memperbaiki hubungan yang telah memperpecah belahkan hubungan keluarga mereka. Ia tahu maksud baik kyuhyun. Tapi semua itu belum siap bagi dirinya, ia belum siap bertemu dengan mertuanya sendiri. Ia takut kejadian 2 tahun yang lalu akan terulang lagi. Ia takut.

***

Kyuhyun menunggu seohyun mengambil tas kantor miliknya. Ia bersenandung sedikit menikmati udara pagi dari perkarangan rumah mereka.

“ Oppa.. aku ingin ikut “ pintah seohyun yang sudah berada di sampingnya. Kyuhyun membalikkan badannya, melihat penampilan seohyun yang sudah rapi.

“ Aku ingin ikut “ pintah seohyun sekali lagi. Kyuhyun menaikan kedua alisnya. “ Aku kesepian, oppa. Dari pada aku pergi bersama changmin lagi gimana ? “

“ Andwae ! Naiklah “

***

Kyuhyun mengandeng seohyun memasuki kantor miliknya. Semua karyawan melewati kyuhyun membungkuk hormat pada mereka. Sesekali menyapa mereka berdua.

“ Kyuhyun oppa “ panggil seseorang, namun tidak didengarkan oleh kyuhyun. Orang itu mendengus kesal karna panggilannya tidak didengarkan. Orang itu berlari kecil untuk memperkecil jarak mereka. Orang itu menarik tangan kyuhyun, membuat langkah kaki kyuhyun  berhenti, seohyun yang merasakan kyuhyun berhenti juga ikut berhenti. Seohyun dan kyuhyun sama-sama menoleh kerarah orang yang telah membuat langkah mereka terhenti.

Mata kyuhyun menjadi melebar setelah melihat siapa orang yang telah berada dihadapannya saat ini. “ Mau apa kau ? “ tanya kyuhyun sinis.

“ Bisakah kau bersikap lebih lembut dan sopan  sedikit Tn.Cho Kyuhyun ? “ seohyun yang melihat keduanya menjadi bingung. Sebelumnya ia sama sekali tidak pernah melihat wanita ini. Tapi mengapa ia seperti  mengenalnya ? Teman kyuhyun ? ia sendiri juga tidak tau.

“ Nuguseyo ? “ tanya seohyun lembut. kyuhyun dan yeoja itu mengalihkan pandangannya kearah seohyun.

“ Sepertinya kyuhyun belum menceritakan padamu. Benarkan Cho kyuhyun ? “ kyuhyun menatap tajam wajah wanita yang ada dihadapannya ini. Memberi kode agar ia berhenti berbicara. yeoja itu mengerti arti tatapan kyuhyun, ia semakin menyeringai senyuman manis yang dibuat-buat.

Seohyun menatap kyuhyun seolah menyuruh kyuhyun untuk menjawab pertanyaannya. “ Ayo kita masuk “ kyuhyun menarik tangan seohyun masuk menuju ruangan miliknya.

“ Kau tidak bisa menyembunyikan semua ini terus-terusan Cho Kyuhyun “ teriak yeoja itu. ia tertawa lepas melihat tingkah kyuhyun yang terlihat seperti laki-laki pengecut dimatanya.

TBC

 

 

Halo Halo.. aku kembali lagi 😀

Wow.. akhirnya kelar juga nih part 3nya -_-

Maaf kalo banyak typo , mungkin part berikutnya akan sedikit lebih lama lagi L

Oh ya, Aku ingin berterima kasih kepada para readersku yang sudah sangat setia menunggu part 3nya ini muncul dan aku juga sangat-sangat berterima kasih untuk coment-coment kalian ^^ aku benar-benar senang bacanya n_n

Aku juga ingin minta maaf karna aku lama banget postnya. Aku harap kalian mau mengerti kenapa aku lama banget postnya.

Itu semua karna aku sibuk ujian-ujian apalagi dikit lagi aku akan UAN. Makanya aku jarang OL L

Aku minta maaf sekali lagi L

 

Aku minta doanya kalian yaa. Semoga nanti ujian aku berjalan dengan lancar ^^ #amin dan semoga juga aku lulus dengan hasil yang memuaskan #amin

 

 

 

Kalian masih mau menunggu FF ini kan ? #aku harap iyaa ^^

Hehehe

Buat yang menunggu FF Haesica yang ‘INP’ mungkin juga akan sedikit lama karna aku belum bikin sama sekali u,U

Oh ya, kalau di lihat-lihat sepertinya kebanyakan wires dari pada icefishies yaa ? -.-

Kekeke ~~

Ga ppah kok 😀

Tapi aku akan melanjutkan part 2nya ‘INP’ dulu habis itu aku lanjutin lagi FF Seokyu ^^

 

sepertinya aku banyak bicara yaa ? -.- #dilempar batu

Baiklah ~~ waktunya kalian coment yaa chingudeul ^^

 

 

SARANGHAE :*

Categories: Han Ni Chan, SEOKYU, SNSD, SUPER GENERATION, SUPER JUNIOR | 54 Komentar

Blog di WordPress.com.